PKS MAN 2 Purwokerto Studi Banding ke MAN 1 Magelang

Magelang – Patroli Keamanan Sekolah (PKS) MAN 1 Magelang menerima kunjungan MAN 2 Purwokerto dalam rangka studi banding pengelolaan PKS, Sabtu (18/2/2017).

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKS MAN 2 Purwokerto belajar tentang bagaimana pengelolaan PKS MAN 1 Magelang sehingga berhasil melanglang buana dan eksis dalam bersosialisasi dengan masyarakat meskipun yang baru saja dibentuk.

Tim PKS MAN 2 Purwokerto terdiri dari sembilan anggota PKS didampingi oleh empat Pembina tiba di MAN 1 Magelang pukul 09.00 WIB, disambut dengan aksi anggota PKS yang sedang bertugas di halaman sekolah. Selanjutnya, rombongan diterima untuk kegiatan ramah tamah di Laboratorium Bahasa 3 oleh Kepala MAN 1 Magelang Khoironi Hadi. Ramah tamah diisi dengan penyerahan cendera mata dari kedua belah pihak. 

“Kami datang kesini bukan untuk study banding, karena belum ada yang bisa kami bandingkan dengan PKS MAN 1 Magelang ini. Kami datang kesini untuk belajar tentang PKS MAN 1 Magelang yang bau harumnya sudah mencapai Puwokerto,” kata salah satu perwakilan dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Purwokerto.

Acara ramah tamah menghadirkan keharmonisan dan kebersamaan antar 2 Tim PKS madrasah. Mereka saling berbagi cerita tentang bagaimana PKS lahir, sampai pahit manis yang mereka lalui ketika menjadi patroli madrasah, dan kebanggaan karena tidak semua siswa bisa berdiri dengan memakai seragam kebanggaan PKS. Canda tawa pun menambah keseruan pagi hari.

Selanjutnya, Tim PKS MAN 1 Magelang menampilkan display kreatifitas berupa penampilan Peraturan Baris Berbaris (PBB), senam lalu lintas PKS, pencak silat dari anggota PKS, safety riding, dan tarian poco-poco di Lapangan Basket. Kebersamaan saat terasa saat seluruh anggota PKS berbaur bersama dalam gerak dan irama tarian Poco-poco.

Pembina PKS Nurkholis, mengingatkan kepada anggota PKS MAN 1 Magelang agar senantiasa berprestasi dan meneruskan kepada adik-adik kelasnya.

“Setelah event ini kalian harus mempersiapkan kader-kader dari adik kelas yang lebih baik, karena keberhasilan senior adalah saat menemukan kader-kader yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” kata Nurkholis. (novi/m45k/Af)