Pokjaluh; Ancaman Narkoba

Temanggung – Narkoba sebagai ancaman bangsa sangat disadari oleh pokjaluh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung. Karenanya, bersama seluruh elemen negara, khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung, pokjaluh berkomitmen untuk mengambil peran dalam pencegahan dan penyikapan narkoba. Ini dilakukan sebagai bukti kiprah aktif dalam kegiatan  pembangunan nasional.
Hal inilah yang menguat pada kegiatan koordinasi Pokjaluh Kabupaten Temanggung dengan BNN Kabupaten Temanggung Senin (03/04) bertempat di Kantor BNN Kabupaten Temanggung.
Pokjaluh yang diwakili oleh ketuanya, Mahsun, mengadakan koordinasi secara teknis dengan Kasi P2M dan Kasi Pemberantasan. Pada pertemuan tersebut dicapai kesepemahaman bentuk kerjasama antara BNN Kabupaten Temanggung dengan Pokjaluh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dalam rangka pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Temanggung.
Mahsun menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif serta tekad dan komitmen bersama antara Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dengan BNN Kabupaten Temanggung dalam upaya melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Temanggung.
“Saya sangat berterima kasih sekaligus memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kerjasama yang dibangun ini, juga berharap kerjasama ini dapat diimplementasikan bersama-sama sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kabupaten Temanggung dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama,” ujar Mahsun.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung (Pokjaluh) lanjut Mahsun, siap bekerjasama dalam membangun komitmen kuat untuk menyelamatkan para generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba dengan memanfaatkan stakeholder yang ada, dari unsur pimpinan hingga staf, dari KUA hingga Madrasah.
“Kami akan berusaha mengambil peran dengan melibatkan seluruh SDM Kementerian Agama terutama penyuluh agama yang ada di KUA untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta menekankan kepada seluruh guru di Madrasah untuk menyisipkan pesan-pesan anti narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba pada setiap mata pelajarannya, sehingga saya berharap tidak ada siswa maupun siswi Madrasah yang berniat untuk mencoba-coba memakai narkoba,” tutupnya.(sr/mhs/Af)