Pokjaluh Purbalingga Kembali Gelar Bakti Sosial

Purbalingga – Dalam rangka melaksanakan program kerja tahun 2017  sekaligus mensosialisasikan visi-misi  Kantor Kementerian Agama dan mewujudkan rasa kebersamaan serta kepedulian sosial, POKJALUH Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Pengajian Umum dan Bakti Sosial bekerja sama dengan BAZNAZ Kabupaten Purbalingga.

Ketua Pokjaluh Khikam Aziz selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Selasa (31/10) bertempat di komplek Madrasah Diniyah Al Hidayah – Karangpucung Desa Kutawis Kecamatan Bukateja. Selain dihadiri ratusan pengunjung dari masyarakat sekitar, hadir pula tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, perangkat desa, kepala desa, Camat beserta Forkompimda, serta Kabag Kesra mewakili Bupati Purbalingga. Dari unsur Kantor Kementerian Agama hadir Kepala Seksi Bimas Islam, Pengawas RA/ BA-MI, Kepala KUA, serta para penyuluh fungsional maupun penyuluh non PNS anggota POKJALUH kabupaten Purbalingga.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang beranggotakan Pengurus Pokjaluh , FKPAI, Badko TPQ Kecamatan Bukateja, Pemerintah Desa Kutawis, dan Muslimat – Fatayat Ranting Desa Kutawis,” ungkap Khikam Aziz.

Dijelaskan bahwa kegiatan ini telah berhasil dihimpun bantuan dari para dermawan sejumlah 48 Mushaf  Al Quran, 50 Juz ’amma dan Buku Iqra, 20 buku keagamaan dan 20 alat salat. Sedangkan dari BAZNAS berupa 100 Paket Sembako dengan total nilai Rp. 10.000.000,- beasiswa pendidikan bagi 10  siswa SMP/MTs masing-masing Rp. 550.000,- dan bagi 7 siswa SLTA/MA masing – masing Rp. 780.000,-. Untuk  Modal Usaha Produktif diterimakan kepada 10 orang masing-masing Rp. 450.000,-, sedangkan  Bantuan Rumah Tidak Layak Huni diberikan kepada 3 orang penerima masing-masing Rp. 10.000.000,-. Jumlah seluruh  bantuan yang disalurkan dari BAZNAS Purbalingga Rp. 55.460.000,-.

“Pelaksanaan kegiatan kali ini menghabiskan biaya operasional sebesar Rp. 14.500.000,-,” tambahnya.

 Kabag Kesra Setda Purbalingga, Priyo Satmoko dalam sambutannya mewakili Bupati memberikan dukungan positif serta apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan Pokjaluh dan BAZNAS yang sudah berjalan beberapa tahun ini memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sudah sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, mewujudkan Purbalingga yang mandiri dan berakhlakul karimah,” ungkap Priyo.

Sedangkan Ketua BAZNAS Purbalingga, Chumaedi mengungkapkan bahwa perlu adanya sinergi antar lembaga pengelola zakat yang ada seperti  LAZIZMU, LAZIZNU dan BAZNAS sehingga potensi zakat yang ada bisa dikelola secara optimal tanpa menimbulkan munculnya permasalahan baru melalui pemetaan potensi dan pembagian wilayah kerja .

Kegiatan Bakti Sosial diakhiri dengan tausiah yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Az Zuhriyyah Purbalingga, K.H. Nurkholis Masrur dengan materi Keshalihan sosial lebih tinggi nilainya dari pada keshalihan spiritual. (sar/gt)