Pondok Pesantren Peringati World Clean Day

 Pekalongan- Hari Sabtu yang jatuh pada 15 September 2018 lalu diperingati masyarakat dunia sebagai World Clean Day. Momen ini diperingati dengan menggelar aksi bersama membersihkan sampah sebagai komitmen bersama menjaga bumi bersih dari polusi sampah. Sejumlah organisasi dan juga lembaga serta instansi berpartisipasi di kegiatan ini.

Takmau kalah Pondok Pesantren Pendidikan Diniah Formal Walindo Siti Zaenab, tidak menyia-yiakan momen itu pada hari Sabtu, (15/9)  dalam rangka memperingati Hari Bersih-bersih Sedunia Woard Clean Up, PPS mengundang Seksi PD Pondokpesantren Kankemenag Kab. Pekalongan, untuk menyaksikan kegiatan tersebut, pondok Walindo memperingatinya dengan kegiatan bersih-bersih pondok.

H. Wardani selaku pengurus pondok mengatakan, budaya hidup sehat di pondok pesantren sering dipertanyakan. Budaya hidup sehat yang dimaksud berkaitan dengan pola konsumsi makanan, kebersihan lingkungan, perilaku hidup sehat seperti olahraga dan lainnya. Asal kita memiliki keinginan untuk membenahi pesantren kita dari kejorokan dan kekumuhan, maka keadaan akan berubah. Pesantren akan kembali menjadi salah satu taman surga.’Terangnya.

Kegiatan bersih-bersih dikalangan pondok biasa disebut dengan roan, ini menjadi tradisi yang mengakar sangat kuat. PPS mewajibkan santrinya untuk mengikuti kegiatan ini, dan apabila melanggarnya akan dikenakan sanksi. Hari Jum’at yang merupakan hari libur pondok, melakukan kegiatan rutin yaitu bersih-bersih pondok pesantren. “ujarnya

“roan  menjadi kebiasaan yang sudah biasa dilakukan oleh para santri-santri sebelumnya dan tetap dipertahankan hingga sekarang.”Dengan tujuan agar santri-santri disiplin dan peduli dengan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Menurut Staf Seksi PD Pontren Kindro D.R yang mewakili mengatakan apapun yang dilakukan PP dan itu bersifat positif  kami mendukung dan memberikan semangat apalagi kebersihan adalah sebagian dari iman, jika lingkungan bersih Insya Allah Iman kitapun akan bersih, seuai denan tema yang diangkat kali ini “Semoga Bersih-bersih Bisa Menjadikan Bersih Pula Hati Kita”. “pungkasnya.

Terlihat para santriwan dan santriwati semua menikmatinya, bahkan dengan diselipin canda tawa yang membuat mereka tidak akan merasakan lelah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan juga bisa memberikan dampak yang positif untuk kehidupan santri di kemudian hari setelah lulus dari pondok pesantren. Santri mampu mengamalkan hidup disiplin, gotong-royong dan solidaritas antar sesame, menjaga agar lingkungan terbebas dari sampah.(hfrn/rf)