Posisi bagus, Triwulan IV Anggaran Terserap 90,86 %

Perencana Muda Kankemenag Purbalingga Didik Wirawan menyampaikan laporan serapan penggunaan anggaran DIAP Tahun 2021.

Purbalingga – Berdasarkan OM SPAN per tanggal 23 Nopember 2021, Realisasi Anggaran pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sudah mencapai 90,86%. Hal tersebut diungkapkan oleh JFT Perencana Didik Wirawan pada Rapat Evaluasi Realisasi Anggaran Triwulan IV dan Persiapan Rencana Akhir tahun 2021, Rabu (24/11) di RM. Bumbu Desa jalan Ketuhu Kelurahan Wirasana – Purbalingga.

Pada kegiatan yang digelar sehari dan dihadiri para Pengelola Anggaran Satker Kankemenag Purbalingga dan sarker Madrasah Negeri tersebut, Didik mengungkapkan bahwa posisi serapan keuangan Kankemenag Purbalingga ada pada posisi bagus.

“Kita dalam posisi bagus. Dari pagu anggaran Rp. 127.947.248.000 sudah terserap 90,86% yaitu dengan nominal  Rp. 116.256.655.342. Pada Desember nanti semoga tercapai target realisasi 99,98%,”  jelasnya.

Ia menegaskan agar setiap satker dan seksi untuk segera merealisasikan anggaran yang belum terserap.

“Berdasarkan OM SPAN perjenis belanja,  jika ada yang belum terserap, masih ada waktu revisi POK ( Petunjuk Operasional Kegiatan ) sampai dengan tanggal 30 November 2021,” tegasnya.

Intinya, Didik menambahkan, apabila kegiatan yang sudah ada dalam DIPA tetapi pada waktu pelaksanaan tidak bisa melaksanakan maka dapat dialihkan.

Luar Biasa 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga H. Karsono dalam sambutan motivasinya menanggapi serapan penggunaan anggaran di Satkernya sebagai sesuatu yang luar biasa.

“Kabar gembira, alhamdulillah berdasarkan dari OM SPAN, hari ini 90,86. Ini prestasi luar biasa. Perhitungan SAS 94%. Artinya mudah-mudahan  sampai dengan tanggal 15 Desember 2021 sudah sesuai target, minimal 99,98 persen. Karena tahun lalu kita mencapai angka 99,98%, maka untuk tahun ini setidaknya pada angka yang sama,” tandasnya.

Kakankemenag Karsono menginstruksikan agar satker madrasah di jajarannya untuk mulai berhitung.

‘Purbalingga jangan sampai melampaui 100%.  Mumpung masih ada waktu kita cari solusi, apakah ada yang belum diserap dan dicairkan,” harapnya. (sl/sar/bd)