PPIH AS Dominasi Pilihan Calon Petugas

Semarang – Sesuai dengan agenda proses rekrutmen calon petugas yang menyertai jemaah haji (petugas kloter) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (PPIH), hari ini Rabu (27/04) telah dilaksanakan tes kompetensi tahap I yang meliputi tes tertulis dan wawancara secara serempak di kantor wilayah dan kantor kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Pelaksanaan tes berlangsung sehari dan hasil tes langsung dilakukan koreksi oleh panitia, adapun rekap hasil tes akan dikirimkan ke panitia kantor wilayah esok hari (28/04).

Adapun dalam pelaksanaannya, tes dilaksanakan di masing-masing Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota masing-masing, sedangkan untuk Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah tes berlangsung di Asrama Haji Transit Manyaran Semarang.

Sesuai dengan porsi dalam pengumuman rekrutmen calon petugas bahwa petugas kloter yang terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), berdasarkan alokasi kebutuhan di Jawa Tengah sebanyak 134 orang dan petugas non-kloter atau Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sebanyak 12 orang.

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun oleh Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil, setidaknya ada 560 orang yang telah mendaftar sebagai calon petugas, degan rincian sebagai berikut : untuk formasi TPHI sebanyak 312 orang, formasi TPIHI sebanyak 177 orang dan PPIH Arab Saudi sebanyak 71 orang.

Ketua Panitia Seleksi Petugas tahun 2016, Noor Badi mengaku bangga dan senang atas antusias para pendaftar yang ikut meramaikan bursa rekrutmen calon petugas ini. “Alhamdulillah, rekrutmen calon petugas ini mendapatkan minat yang tinggi baik dari pegawai kemenag, pondok pesantren, perguruan tinggi maupun organisasi kemasyarakatan (ormas), dari 146 porsi yang dibutuhkan setidaknya ada 560 yang mendaftar,” tutur Noor Badi saat ikut memantau jalannya tes.

Beliau menambahkan, dengan banyaknya calon petugas yang mendaftar dari berbagai bidang tugas dan disiplin ilmu, terlebih dengan pola rekrutmen yang terbuka dan profesional harapannya akan diperoleh petugas haji yang benar-benar berkualitas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.

“Dengan pola rekrutmen petugas secara terbuka sesuai dengan pedoman yang berlaku dan profesional sesuai analisis kebutuhan pelayanan, melalui seleksi administrasi, kesehatan serta tes kompetensi, akan diperoleh petugas yang kompeten, memiliki komitmen pelayanan yang baik, loyal dan berakhlaqul karimah,” tutur Noor Badi yang saat ini aktif sebagai Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

”Sebagai wujud profesionalitas dalam proses seleksi ini, untuk korektor dan pewawancara diambilkan personil yang independen dari luar Bidang PHU guna menjamin transparansi, akuntabilitas dan hasil pelaksanaan seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan,” lanjutnya tegas.

Adapun dalam tes kompetensi di tingkat kanwil, dominasi pilihan masih pada PPIH Arab Saudi dibandingkan petugas yang menyertai jemaah (kloter), sebanyak 39 pendaftar yang ikut seleksi tahap I dengan rincian formasi TPHI sebanyak 5 orang, formasi TPIHI 20 orang dan formasi PPIH AS sebanyak 14 orang.

Hasil seleksi tahap I baik dari kanwil maupun kankemenag akan direkap besok (28/04), yang hasilnya akan diumumkan Senin (02/05) di papan informasi Bidang PHU maupun website kanwil nama-nama yang lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya Kamis (12/05). (dani/gt)