PPMN II Peduli Lingkungan Hidup

Ambon – Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) II di Pantai Liang, Maluku Tengah diwarnai pemecahan rekor MURI pelepasan tukik (anak penyu). Sebanyak 3.047 ekor anak penyu dilepas ke habitatnya oleh peserta Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) ke-II di Pantai Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (25/05).

Banyaknya peserta yang berjejer di sepanjang tepian pantai tersebut, membuat suasana pantai wisata itu sekejap berubah menjadi lautan manusia.

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, alam dan lingkungan selama ini telah banyak memberikan kontribusi kepada manusia. Sudah saatnya, manusia menjaga dan mengembangkan lingkungan dengan baik. “Selama ini kan alam selalu memberikan kepada kita, kini saatnya kita memberikan kepada alam dalam bentuk menjaga dan melestarikan alam kita,” kata Menag saat mengawali proses pelepasan tukik ke pantai.

Pelepasan anak penyu ini pun langsung menyabet penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Pemberian penghargaan piagam rekor Muri ini diserahkan dari pihak Muri kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI Kamarudin Amin, Gubernur Maluku Said Assagaff, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Fesal Musaad.

Selain melepas ribuan anak penyu ke habitatnya, dalam kegiatan itu juga dilakukan penanaman ribuan anakan pohon di sekitar lokasi perkemahan di desa tersebut.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam selaku Ketua Panitia Penyelenggara Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa PPMN II sengaja mengambil setting lokasi perkemahan yang berbeda dari yang sebelumnya, yakni di tengah alam pesisir pantai, laut, dan kepulauan. Untuk meningkatkan gerakan cinta bahari, lanjut Kamaruddin, perkemahan tahun ini mengambil tema “Membangun Kemandirian Dalam Bingkai Persatuan Menuju Cita Bahari Indonesia”.

Ditambahkan, perkemahan ini bisa menjadi wahana pertemuan pramuka madrasah guna menjaga ukhuwah dan meningkatkan kualitas SDM pramuka. Selain itu, PPMN diharapkan dapat membangun diri dan prestasi pramuka madrasah melalui pelaksanaan kegiatan kepramukaan yang dikemas secara kreatif, inovatif, proaktif, dan rekreatif dalam upaya menumbuh kembangkan budaya belajar, kreatifitas meraih prestasi yang terbaik untuk menjalin dan memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan cita-cita Gerakan Pramuka dan cita-cita nasional bangsa Indonesia. (gt/gt)