PPS AL Futsa Kab. Pekalongan Ikut Memeriahkan Hari Santri Nasional ke-IV Provinsi Jawa Tengah

Kab. Pekalongan – Suatu kembagaan tersendiri bagi Kabupaten Pekalongan, karna Tim PPS Al Futsa Kedungwuni Kab. Pekalongan termasuk dari 12 Tim Futsal perwakilan di Jawa Tengah, digelarnya serangkaian acara kali ini dimaksudkan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional ke-IV oleh Provinsi Jawa Tengah.

Pada hari ini, Selasa (16/10) dua cabang perlombaan digelar di Halaman Kantor Gubernuran Jawa Tengah, keduanya adalah Lomba Hadroh yang diikuti 10 group dari eks karesidenan Semarang dan Lomba Futsal dengan 12 tim perwakilan dari seluruh kabupaten di Jawa Tengah dipertandingkan.

Menurut Oficial dari PPS Al Futsa mengatakan, terlihat antusias para santri sangat tinggi “Meski gelaran acara khususnya cabang lomba banyak cabang baru yang digelar panitia, kami berharap di tahun-tahun berikutnya akan lebih meriah lagi tentunya lebih banyak lagi peserta yang mengikuti,” ujarnya.

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-IV yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2018 nanti, Pemerintah Provinsi Jawa Tengan mengadakan serangkaian kegiatan di Kantor Gubernuran Jateng, Masjid Agung Jawa Tengah, dan puncaknya di alun-alun Simpanglima Semarang.

Pada ajang ini panitia menyiapkan beberapa hadiah kejuaraan diantaranya, untuk cabang perlombaan futsal, juara 1 mendapatkan Rp 7 juta, dan juara 2 dan 3 masing-masing Rp 6 juta dan Rp 5 juta.

Mengutip penyataan Chumaidah, selaku staf Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi jawa Tengah yang juga sebagai penanggung jawab kegiatan panitia “Selain perlombaan tadi, kegiatan lain pada hari ini ada di Masjid Agung Jawa Tengah malam nanti, yaitu Jateng Bersholawat bersama Habib Shech Bin Abdulqodir Assegaf dan KH Ahmad Said Asrori dari Magelang.

Chumaidah juga menerangkan, puncak acara peringatan Hari Santri Nasional ke IV Provinsi Jawa Tengah yaitu upacara Hari Santri di alun-alun Simpanglima Semarang, Senin (22/10/2018) pagi dengan jumlah peserta kurang lebih 3000 orang, kemudian dilanjutkan sarasehan di auditorium Kantor Gubernuran Jawa Tengah.(hfrn/rf)