Prestasi Tidak Terwujud Tanpa Partisipasi

Mungkid – Prestasi suksesnya Ujian Nasional pada Madrasah dapat diwujudkan apabila pihak-pihak yang berkompeten dapat saling berpartisipasi sesuai tugasnya masing-masing. Sebab prestasi tidak mungkin terwujud karena peran satu pihak saja, tetapi merupakan kerjasama banyak pihak.

“Tiada prestasi tanpa partisipasi. Sehingga partisipasi semua peserta yang hadir ini sangat diharapkan untuk suksesnya ujian di madrasah,” kata Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, kepada para peserta Sosialisasi Proktor dan Teknisi UAMBN Madrasah Tsanawiyah di Hotel Trio Magelang, Rabu, (21/03). Kegiaatan diikuti oleh 85 Proktor dan 66 Teknisi pada MTs sekabupaten Magelang.

Wafa berharap dan berobsesi ujian pada madrasah pada tahun ini mendapatkan rangking yang signifikan sehingga mengungguli SMP di Kabupaten Magelang. Sebagai kabupaten yang mempunyai jumlah madrasah besar di Jawa Tengah, potensi madrasah agar dapat digali potensinya sehingga mampu berbicara pada tingkat regional bahkan nasional.

“Saya berharap dan berobsesi ujian madrasah mendapatkan rangking di kabupaten Magelang ini dapat menyalib SMP dan mampu berbicara di regional terkait nilai akhirnya,” katanya.

Untuk mewujudkan harapannya tersebut, Wafa berpesan kepada para Proktor sebagai orang atau pihak yang ditunjuk dan ditugaskan untuk bertanggungjawab mengendalikan sever di sebuah sekolah, dapat menyerap semua petunjuk teknis yang disampaikan oleh narasumber sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Untuk Proktor saya berpesan, ikuti petunjuk teknis karena proktor adalah pengatur ritme keberhasilan ujian berbasis komputer di madrasah,” katanya.

Sedangkan untuk para Teknisi diharapkan dapat menjalin komunikasi dengan Kepala Madrasah untuk menyiapkan Genset sebagai antisipasi padamnya aliran listrik.

“Bagi Teknisi, untuk yang madrasahnya mandiri mohon Genset dikontrol betul minimal tiga hari sebelum pelaksanaan Ujian, jangan mengandalkan listrik negara. Koordinasikan dengan Kepala Madrasah sehingga tidak ada masalah,” paparnya.

Selain kesiapan SDM Proktor dan Teknisi, Wafa menekankan pentingnya data yang valid terkait pelaksanaan ujian karena waktu ujian semakin dekat. Bagi madrasah swasta agar intens menjalin komunikasi dengan Panitia Ujian di Kemenag agar tidak terjadi permasalahan di lapangan.

“Waktu ujian semakin dekat, dokumen data harus lengkap dan valid, tangani secara baik,” lanjutnya.

Kepada para Proktor dan Teknisi, Wafa memotivasi agar senantiasa ikhlas dalam pengabdian, nanti akan ada jalan. Dengan keteguhan dan ketulusan, insyaallah akan menjadi amal sholeh,” pesannya.

Ikhlas dalam pengabdian akan menumbuhkan rasa bangga dalam bekerja, sehingga Proktor dan Teknisi dapat menjalankan tugasnya secara profesional dalam menyukseskan Ujian-ujian pada madrasah. (am/bd)