Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar : Jaga Kerukunan Umat Beragama

Purworejo – Dalam Kunjungan Kerjanya di Kantor Kementerian Agama Kab. Purworejo pada kamis (02/02),  Prof, Dr. Abdul Malik Fadjar, berpesan kepada seluruh Jajaran Kementerian Agama dan Tokoh Agama untuk selalu menjaga kebhinekaan dan kerukunan umat beragama. 

Beliau menyampaikan salah satu dari Misi Kementerian Agama adalah Memantapkan kerukunan intern dan antar umat beragama. Oleh karena itu ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan di masyarakt. Keteladanan merupakan salah satu tata nilai budaya kementerian agama yang harus tertanam di setiap ASN Kementerian Agama.

Abdul Malik menuturkan, “ Beberapa waktu lalu Saya diundang dalam resepsi Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, dalam acara tersebut tokoh lintas agama dan pimpinan organisasi keagamaan, ada dari Nu, Muhammadiyah, Walubi, KWI, PGLII, PGI dan lain-lain.” Hal ini menunjukan peran pemerintah melalui Kementerian Agama sudah baik dalam menjaga kebhinekaan dan keberagaman. Kementerian Agama telah hadir untuk mengayomi seluruh agama yang resmi di akui di Indonesia dalam porsi yang sama dan berimbang.

 “Tokoh dan pemimpin harus memberi contoh yang baik, mereka itu adalah kunci dari keberagaman”, terang Abdul Malik. Pejabat Pemerintah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakt wajib memberi teladan kepada masyarakat antara lain dengan selalu bersikap bijaksana dan tidak membuat pernyataan yang provokatif.

Dalam Kesempatan Tersebut Abdul Malik juga meminta Kepada Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), KH Junaidi Jazuli, agar FKUB berperan aktif dan maksimal dalam menyikapi isu isu yang berkembang di masyarakat. “Jaga suasana majemuk dan plural ini tetap kondusif,” pesannya.

Beliau juga menyoroti terkait pembangunan Bandara Internasional yang ada di Kulonprogro. pembangunan bandara internasional di Kulonprogo pasti akan memberi pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Purworejo, baik dalam kehidupan sosial maupun agama. Oleh karena itu, Abdul Malik berpesan agar mempersiapkan pendidikan sebaik-baiknya bagi generasi muda, agar kedepan terwujud masyarakat Purworejo yang cerdas dan berakhlak untuk membangun Kabupaten Purworejo. (nuxon/wul)