Prof. Nizar, Sekjen Kemenag RI Akui Transformasi Digital di Kanwil Kemenag Jateng

Semarang (Humas) – Telah terlaksana Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Minggu (25/07) secara daring di ruang Teleconference Kanwil Kemenag Prov. Jateng. Kakanwil Kemenag Prov. Jateng melaporkan naskah kinerja didepan Sekjen Kementerian Agama, Prof. Nizar dan Sekretaris Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Ernadhi Sudarmanto.

Dalam naskah kinerjanya, Musta’in juga memaparkan inovasi-inovasi berbasis digital yang telah dibuat, seperti E-link PAI, SI IJO PEKA, Aplikasi LCKH, LCKE, SKP Online, serta Inovasi Layanan Kankemenag Kab/ Ko lainnya. Uji Kompetensi diakhiri dengan sesi tanya jawab.

“Transformasi digital telah dilakukan dengan baik dibawah kepemimpinan Bapak Musta’in, namun selain itu, apa saja yang telah dilakukan untuk menunjang program prioritas dari Kementerian Agama?,” ucap Prof. Nizar.

“Untuk program transformasi birokrasi, saat ini layanan digital juga sudah masuk ke KUA, selanjutnya untuk revitalisasi KUA, dari 100 KUA terpilih se-Indonesia ada 19 KUA yang ada di Jateng. Untuk Kemandirian Pondok Pesantren, kita gunakan SI IJO PEKA untuk memaksimalkan kegiatan yang ada dan yang terakhir adalah membangun indeks kerukunan, Jateng mendapat 5 award dari Menag. Alhamdulilah satu tahun ini tidak terjadi konflik keagamaan di wilayah Jateng,” tutur Kakanwil.

Sekretaris Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Ernadhi Sudarmanto mengaku sangat menikmati pemaparan Kakanwil karena naskah kinerja disampaikan dengan semangat dan tepat sasaran. Dari seluruh paparan, Ernadhi lebih tertarik kepada penerapan slogan Majeng di lingkungan kerja.

“Bagaimana cara Bapak menanamkan kepada staf-staf yang ada di Kanwil Kemenag Prov. Jateng supaya menerapkan nilai Majeng di lingkungan kerja?,” tanya Ernadhi.

“Saya memulainya dengan inspirasi beragama, dengan mayoritas pegawai yang beragama muslim, seperti disabdakan Kanjeng Nabi, orang yang lebih baik sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Inilah dasar yang saya gunakan, supaya setiap pegawai mampu mengaplikasikan “Majeng” dalam setiap tanggungjawabnya,” tutur Kakanwil.
Ernadhi juga berpesan supaya temuan-temuan di Jawa Tengah haruslah proyektif kedepan dan mengarah kepada kemajuan. (pqq)