PTSP Memepermudah Akses Publik Pada Masyarakat

Kab.Pekalongan- Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama, diharapkan akan mempermudah akses publik terhadap layanan yang ada di Kementerian Agama. PTSP disiapkan sebagai ruang publik yang akan mengurus beragam pengajuan perizinan, informasi seputar bantuan dan beasiswa, termasuk juga layanan aduan masyarakat. Pemberian layanan didasarkan pada standar operasional prosedur (sop) serta jangka waktu pelayanan yang jelas. Pengelolaannya juga akan mengacu pada standar mutu pelayanan prima.

Untuk itulah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan bertekad untuk mengadakan pembenahan diri dengan terlebihdahulu melakukan stady banding di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantul  Kamis,(6/9)Tepat pukul 09.00 WIB rombongan Kankemenag Kab.Pekalongan diterima oleh Kabkemenag Kab. Bantul untuk berbagi ilmu tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Rombongan yang berjumlah 25 Orang tersebut dipimpin langsung Kasubag. Tata Usaha Kementerian Agama Kab. Pekalongan, . Muqodam, beserta para Kasi dan Peyenggara ,Kapala Madrasah, Kepala KUA Kecamatan,Prencana, Pengelola Keuangan di lingkungan Kankemenag Kab. Pekalongan, rombongan langsung diterima H.Ghozali, MA, selaku Kepala, Ka. Sub. Bagian Tata Usaha, Kasi, Penyelenggra serta dan Tim PTSP Kantor Kemeterian Agama Kab. Bantul.

Kasubag Tata Usaha Kankemenag Kab. Bantul Ghozali, memaparkan, bahwa awal penyelenggaraan PTSP di Kankenag Kab. Bantul tidaklah mudah, anggaran yang tidak tersedia, referensi juga belum ada dikemenag lainnya, akhirnya mempunyai inisiatif melakukan study banding di Pemkab setempat.”terangnya,

Ghozali juga menceritakan awal mula berdirinya PTSP, “Langkah awal dimulai dari rapat marathon dengan segenap pejabat di lingkungan Kankemenag Kab. Bantul, khususnya terkait keterbatasan anggaran yang harus di revisi, selanjutnya menentukan ruangan yang akan dijadikan tempat peyelenggaraan layanan PTSP, pengadaan peralatan teknologi informasi, tidak kalah penting tenaga layanan yaitu SDM, awalnya diambilkan dari seksi secara bergantian, namun itu tidaklah efektif, karena masing-masing JFU memiliki beban kerja masing-masing. Akhirnya kami putuskan menambah SDM baru dari satuan kerja madrasah dan KUA Kecamatan, setelah terisi barulah melakukan pembekalan dan pemetaan yang terdiri dari Front Office, dan Caraka barulah kita lakukan uji coba layanan.”tuturnya.

Sementara itu Kasubaga Tata Usaha Kankemenag kab. Pekalongan H.Muqodam, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan yang luar biasa dari jajaran kemenag Kab. Bantul dengan PTSPnya, ditandai dengan lapang hati menerima rombongan kami dari Kemenag Kab. Pekalongan disela-sela kesibukannya. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutannya sekaligus rela berbagi ilmu terutama tentang PTSP yang menyangkut layanan Publik. Mudah-mudahan kedatangan rombongan kami ini bisa menerima transferan ilmu yang bermanfaat, bisa meningkatkan hubungan yang semakin harmonis diantara kita serta mendapat pahala dari Allah SWT, dan juga dengan adanya PTSP Kemenag dapat menunjukan pada masyarakat dengan wajah barunya lebih santun, lebihnyaman dalam memberikan layanan maupun informasi pada pablik”, tuturnya.

Untuk menunjukan konsekwensinya Kankemenag Kabupaten Pekalongan mulai, Senin (8/10) sudah menunjukan komitmennya untuk melakukan perubahan, pembenahan diri, berlahan tapi pasti Kankemenag memulainya dengan merenofasi ruangan untuk dibuat PTSP seperti apa yang di peroleh dalam kegiatan stady banding di Kab. Bantul bulan kemarin. (hfrn)