Purna Tugas Bukan Batas Pengabdian di Masyarakat

Wonogiri – Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai aturan sudah pasti akan memasuki masa pensiun. Batas usia pensiun setiap PNS berbeda-beda sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. ASN adalah merupakan abdi Negara yang mempunyai batas waktu pengabdiannya, begitu pula didunia ini ada pertemuan tentu ada perpisahan, purna tugas adalah hal yang merupakan suatu keniscayaan serta pasti akan dihadapi oleh setiap abdi negara sebagai ASN. Purna tugas harus menjadi momentum mengabdi di masyarakat secara penuh, institusi Kemenag tatap terbawa maka harus di jaga dengan sebaik-baiknya. Masukan dan pemikiran untuk Kementerian Agama selalu di nanti-nantikan.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Subadi dalam acara pamitan dan perpisahan purna tugas Kasi Pendidikan Madrasah, Rabu (28/02) di Aula Kankemenag Wonogiri, turut hadir dalam acara tersebut Kasubbag TU, Haryadi Kasi danpenyelenggara serta kepala madrasah negeri se Kabupaten Wonogiri. Beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu hj. Fatonah yang telah mengabdikan sebagian hidupnya selama 28 tahun untuk Kementerian Agama, khususnya Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, semoga amal baik ibu mendapat balasan yang berlipat-lipat dari Allah SWT.

“Semoga terus mengabdi bagi masyarakat sekitar dan bisa menjadi contoh bagi yang muda-muda untuk terus mengabdi bagi Kementerian Agama, bahkan Kemenag selalu siap menerima masukan dan pendapat demi kemajuan institusi ini,” harap Subadi.

Selain itu Subadi mengajak kepada seluruh ASN lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang hadir dalam acara tersebut, untuk bisa mencontoh apa yang di lakukan para seniornya, sampai akhir purna bakti beliau menunjukan dedikasi dan integritas yang tinggi.

 “Pensiun sebagai ASN hanya mengakhiri tugas kedinasan saja. Hadapi masa pensiun dengan dengan optimis dan senang, semoga setelah pensiun menjadi lebih sejahtera dan mengabdi untu masyarakat dan utamanya lebih banyak waktu untuk keluarga, semoga selalu dalam keadaan sehat dapat menjalankan kehidupan di masyarakat, mendapatkan ridlo Allah SWT,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Fatonah yang menjabat kasi Pendidikan madrasah mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf bila selama bekerja sama, bergaul, berinteraksi dan bertutur kata  selama di Kementerian Agama ada kesalahan yang di sengaja ataupun tidak.

“Mohon doa restu agar saya beserta keluarga di berikan kesehatan, kesejahteraan dan kekuatan lahir maupun batin senantiasa mendapatkan berkah dan rahmat serta ridho Allah SWT,” pinta Fatonah. (Mursyid_Heri/gt).