RAKOR DDTK REVOLUSI MENTAL KEMENTERIAN AGAMA DEMAK

Demak, Aparatur Sipil Negara (ASN) mau tidak mau harus meningkatkan kemampuan diri di bidang apa saja, ini semua dilakukan dalam rangka tuntutan perkembangan arus globalisasi, sehingga ASN di Kementerian Agama mampu untuk menjawab tantangan-tantangan yang ada, hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak Ahmad Samsudin pada saat membuka acara Diklat di Tempat Kerja (DDTK) Revolusi Mental di Aula Kementerian Agama setempat, Senin 5 Maret 2018.

Sedang dari Balai Diklat yang diwakili oleh Jam’an Haq Sidiq menyampaikan bahwa Balai Diklat Keagamaan Semarang untuk Tahun 2018 hanya dapat jatah 8 kali dan salah satunya adalah Kemenag Demak, Diklat kali ini tentang Revolusi Mental, setiap tempat hanya 40 Peserta, dari 40 peserta mewakili seluruh Pegawai Jajaran Kementerian Agama, maka nantinya peserta harus wajib menularkan/Desiminasi kepada yang lain.

Samsudin menambahkan, 40 Peserta yang diberi tugas mengikuti Diklat di Tempat Kerja harus benar-benar dan sungguh-sungguh dalam mengikuti dari awal sampai akhir, ini jangan di sia-siakan, dan saya tekankan semua JFU/JFT yang saya tugaskan mengikuti DDTK Revolusi Mental untuk tidak mengerjakan pekerjaan di JFU/JFTnya masing-masing dan tidak perlu Absen/Finger terlebih dahulu di satkernya masing-masing. Semua harus fokus dan konsentrasi sebagai peserta diklat, karena peserta nantinya akan mendapatkan hak-haknya seperti transport dan uang saku, jelas Samsudin.

Terakhir Samsudin berpesan “ikuti Diklat ini dengan tekun awal sampai akhir, dengan penuh tanggungjawab, agar nantinya mendapat ilmu yang bermanfaat untuk meningkatkan Kompetensi Diri”.