Rakor Komitmen Menjaga Kondusifitas Masyarakat Oleh FKUB, Polres dan Forkopimda

Blora –  Rapat Koordinasi Forkopimda dan Perwakilan Ormas Islam se Kabupaten blora dalam rangka menyikapi perkembangan situasi pasca kejadian di Kabupaten Garut Jawa Barat. Kegiatan silaksanakan di Aula Kankemenag 25/10.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora H Djoko Nugroho, Jajaran Forkopimda, Kapolres, Dandim 0721, Kepala Kemenag Blora, Nuril Anwar, Kepala Kesbangpol dan Ketua MUI Blora, Ketua FKUB Blora dan  Perwakilan Kapolsek Jajaran Polres Blora serta perwakilan Ormas Islam se kabupaten Blora.

Kegiatan di awali dengan pembukaan dan doa dan dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Blora AKBP Saptono.

 Di hadapan peserta Rapat, Kapolres Blora, Saptono, menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk menyikapi kejadian di Garut Jawa Barat supaya tercipta suasana ondusif, aman dan terkendali di Blora.

“Menyikapi situasi yang ada mari kita menjadikan hal menjadi baik, jangan mudah terprovokasi atau terpancing, selalu menyaring dan mengklarifikasi isu dan kejadian yang ada sehingga tidak merugikan masyarakat,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan bahwa bagi Polri menjamin keamanan dan kenyamanan adalah kewajiban yang mutlak, karena dengan hal tersebut pembangunan dan pertumbuhan ekonomi akan berjalan serta dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Pada Pemilu 2019 tahapan kampanye sudah berjalan, mari kita bersama-sama memelihara Situasi kamtibmas hingga akhir Pemilu nanti, Polri akan menjamin masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya tanpa rasa takut,” pungkas Saptono.

Hal senada diungkapkan Bupati Blora H. Djoko Nugroho, yang berharap masyarakat dan kelompok Ormas jangan mudah terprovokasi dan panas serta senantiasa menjaga silahturahmi dalam pergaulan.

Bupati mengungkapkan bahwa Kejadian yang terjadi di luar Blora sudah ada yang menangani, jangan sampai warga Blora ikut terprovokasi sehingga timbul pertikaian sesama umat dan masyarakat.

Di akhir sambutan Bupati Mengajak Ormas Islam NU, Muhammadiyah, LDII dan Ormas Islam lainnya untuk selalu menciptakan perdamaian sehingga masyarakat Blora selalu aman, nyaman dan damai.

Setelah sambutan dari Bupati dilanjutkan sambutan Ketua NU, HM Fatah, M.Ed yang mengharapkan Suasana di Blora bisa selalu kondusif serta saling menghormati satu sama lain sehingga Blora selalu aman dan terkendali, begitu pula peserta dari Ormas lain menyampaikan saran atau usul untuk berkomitmen menjaga suasana kondusif dan damai. Seluruh peserta rapat mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengajukan pertanyaan maupun saran dalam forum ini.

Kegiatan di akhiri dengan Pernyataan sikap dari Forkompinda dan Ormas se Kabupaten Blora untuk menjaga kondusifitas di Blora dan juga penandatanganan Pernyataan sikap untuk berkomitmen menjaga situasi kondusif di Blora, dengan tidak mudah terprovokasi dengan isu yang membuat kegaduhan umat,menjaga sinergitas dengan stakeholder bersama elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, serta menyerahkan semua hal proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kankemenag Blora, Nuril Anwar juga mengharapkan bahwa dari hasil rapat semua yang hadir sepakat dan berkomitmen akan selalu menjaga situasi yang aman dan kondusif di kabupaten Blora, sehingga semua pihak hendaknya menahan diri untuk tidak melakukan apapun yang bisa memicu perselisihan dan permusuhan.

“kami berharap agenda perdamaian antar umat ini bisa terwujud dengan baik dan suasana Blora Kondusif”pintanya serius.

Agenda selanjutnya oleh Bupati Blora akan dilaksanakan Silahturahmi Ormas Islam  baik dari unsur NU, Muhammadiyah,dan Ormas Islam lainnya demi terciptanya situasi yang adem, aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Blora dalam waktu dekat di Pendopo Bupati Blora. (ima/bd)