Rakor, Mantapkan Penyelenggaraan USBN/ UABD MI

Semarang – Rapat Koordinasi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) / UABD (Ujian Akhir Bersama Daerah) pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Selasa (13/03). Kegiatan ini diikuti oleh 103 Kepala MI seKota Semarang dan Pengawas Madrasah.

Sebelum kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, Moch. Fatkhurronji  menyampaikan bahwa rakor USBN/AUBD ini diselenggarakan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan USBN/UABD MI seKota Semarang. Persiapan ujian sangat penting karena USBN/UABD MI pada Tahun Pelajaran 2017/2018 dilaksanakan secara mandiri. “Mandiri bukan berarti tidak bergantung lagi dengan Dinas Pendidikan Nasional, hanya tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, IPA, dan Matematika yang masih gabung,” kata Fatkhurronji.

Pelaksanaan USBN/ UABD mandiri didasarkan pada Prosedur Operasional Standar (POS) yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). “Penyelenggaraan, penyusunan dan pengembangan soal ujian dibahas melalui Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang didasarkan pada POS USBN serta berpedoman pada BSNP sehingga ujian bisa dipersiapkan secara baik,” paparnya.

Pada rakor tersebut,  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muh. Habib menyampaikan arahan bahwa perjuangan dan tanggung jawab guru pada saat ini semakin berat, apalagi guru-guru di tingkat MI. Disamping kewajiban guru dalam transferring knowledge, guru juga bertanggung jawab dalam membina karakter peserta didik. “Bukan hanya dalam aspek akademik saja tapi juga meningkatkan akhlak peserta didik,” papar Habib.

Kebutuhan pembinaan akhlak saat ini bukan tanpa alasan. “Perkembangan informasi dan teknologi yang sangat cepat dan mudah tentu perlu diimbangi dengan pembinaan akhlak mulia,” imbuhnya.

Habib juga mengarahkan agar pelaksanaan USBN/ UABN dipersiapkan dengan baik. “Walaupun pelaksanaan USBN/ UABN utama masih lama yaitu tanggal 3 s.d 5 Mei 2018 dan USBN/UABN susulannya tanggal 7 s.d 9 Mei 2018, namun perlu disiapkan dengan matang,” harapnya.

Diakhir sambutan, Kepala Kantor mengajak semua pihak untuk saling berkonsultasi dan koordinasi baik secara vertikal maupun horisontal. Habib yakin melalui jalinan koordinasi yang matang dan intensif oleh berbagai pihak terkait maka pelaksanaan ujian akan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.(dk-ch/gt)