Rakor Pemberangkatan CJH Kota Tegal Tahun 1438 H/2017 M

Tegal – Dalam rangka kelancaran dan ketertiban pemberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun 1438 H/2017 M, Kementerian Agama Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi untuk membagi tugas kepanitiaan pemberangkatan, Kamis (10/08) di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah..

Dalam rapat tersebut Kakankemenag Kota Tegal melalui Kasi penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU), Abdul Gofir mengatakan, pemberangkatan   Calon Jamaah Haji tahun ini diharapkan harus lebih tertib dan teratur, sehingga Calon Jamaah Haji yang merupakan tamu-tamu Allah (dhuyufurrahman) yang harus kita layani akan merasa puas, sekaligus menambah kekhusuan dalam menjalankan ibadah haji.

Kepuasan Jamaah Calon Haji merupakan prioritas utama pelayanan Kementerian Agama, baik saat masih di tanah air maupun pada saat melaksanakan serangkaian ibadah haji di tanah suci bahkan sampai jamaah kembali ke tanah air, “ungkap Abdul Gofir.

Oleh karena itu, lanjut Gofir sehari sebelum pemberangkatan, panitia yang dikoordinir oleh Seksi PHU  harus dapat mengontrol dan mengecek ulang untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi kesalahan, baik yang menyangkut para petugas, panitia pemberangkatan, para jama’ah maupun  bekal yang harus dibawa.

Salah satu contoh yang perlu diantisipasi adalah, sehari sebelum pemberangkatan panitia harus sudah menerima kopor  Calon Jamaah Haji di Kankemenag Kota Tegal untuk kemudian diangkut dengan menggunakan truk menuju Asrama Haji Donohudan Surakarta, “tekan Gofir.

Sementara itu, lanjut Gofir, Petugas bus harus sudah berada di balaikota, tempat pemberangkatan Calon Jamaah Haji maksimal pukul 18.00 WIB sebelum Calon Jamaah Haji datang, “imbuh Gofir

Pada saat  Calon Jamaah Haji mulai datang, maka petugas bus segera mengarahkan jamaah untuk masuk kedalam bus sesuai dengan nomor bus dan nomor kursi, setelah masuk semua petugas segera memverifikasi jumlah jamaah dengan mengabsen satu persatu.

Ia menghimbau kepada petugas bus untuk bisa memberikan kenyamanan kepada semua jama’ah sebelum pemberangkatan, beberapa saat setelah upacara seremonial, panitia/petugas langsung membagikan buku kesehatan di dalam bus ketika mulai jalan, “ tandas Abdul Gofir. (IM/rf)