Rakor Persiapan Sarasehan FKPP, FKDT, dan BADKO LPQ dengan Dirjen TPQ Kemenag RI

Wonosobo – Bahas rencana kegiatan Halan Bil Halal sekaligus Sarasehan bersama Dirjen TPQ Kemenag RI yang akan dilangsungkan pada hari Sabtu (5/6) esok, Kankemenag Kab. Wonosobo melalui seksi PD. Pontren menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Sarasehan FKPP, FKDT, dan BADKO LPQ, di ruang rapat Kankemenag Kab. Wonosobo pada hari Kamis (3/6).

Hadir dalam rakor tersebut yakni Kakankemenag Kab. Wonosobo Ahmad Farid, Bagian Kesra Setda Kab. Wonosobo Harjanto, Plt PD Pontren Imron Awaludin, Staff PD Pontren, perwakilan FKPP, FKDT dan Badko LPQ.

Dalam sambutannya Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Wonosobo Imron Awaludin menyampaikan, rencana kegiatan tersebut akan dilangsungkan di Pendopo Bupati dengan mengundang perwakilan FKPP, FKDT, dan Badko LPQ, “kami undang beberapa perwakilan dan narasumber dari Dirjen TPQ Kemeenag RI. Untuk persiapan maka perlu dibentuk kepanitiaan dari tiga lembaga secara administrasi untuk membantu koordinasi agar acara bejalan dengan lancar,” kata Imron.

Imron mengatakan, hajat sarasehan tersebut merupakan hajat bersama untuk itu kolaborasi antar lembaga dianggap lebih efektif untuk menunjang berlangsungnya acara.

Sementara itu Kakankemenag Kab. Wonosobo Ahmad Farid dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Wonosobo mempunyai nilai dimana sering kali didatangi tokoh penting. Terkait dengan kegiatan sarasehan, karena diadakan di pendopo Bupati maka itu menjadi hajat dari Pemda, maka penting untuk panitia segera koordinasi dengan pihak Pemda, “meski ini hajat dari Pemda, sinergitas lintas sektor juga harus dioptimalkan. Dan semoga kegiatan yang berbau keagamaan ini selaras atau singkron dengan program-program Bupati. Saya minta kepada panitia segera mungkin sowan bupati untuk bahas atau koordinasikan kegiatan ini,” jelas Farid.

Farid juga menghimbau kepada yang hadir agar dapat menyiapkan atau membuat program yang inovatif, “ponpes diharap mempunyai terobosan yang bagus dan mari kita sama-sama buat program yang inovatif. Jadi ketika besok pak dirjen pulang dari Wonosobo ada kesan yang baik dan ada tindak lanjut kebijakan dari pusat,”tandasnya.  Ps-ws