Rangkaian Kegiatan Warnai Peringatan HUT IGRA Ke 16

Sragen-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, H. Hanif Hanani menyatakan betapa hebatnya para Guru Raudlatul Athfal. Guru RA saat ini memiliki peran begitu penting, bahkan beberapa peran guru MI/SD sudah digantikan oleh guru RA seperti kemampuan membaca dan berhitung. Guru secara umum adalah perencana, pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, penilai, dan pengevaluasi (evaluator). Lalu pada jenjang pendidikan anak usia dini, peran seorang guru juga berperan sebagai pengasuh dan pelindung.

Demikian disampaikan H. Hanif Hanani saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun IGRA ke 16 sekaligus memperingati Hari Abal Bakti Kementerian Agama ke 73 di Aula 2 setempat, Rabu (21/11).

“Guru RA adalah guru guru yang super hebat, guru RA saat ini adalah pendidik pertama setelah keluarga. Betapa sabar guru RA, selain mengajar dan mendidik  juga harus menjadi pengasuh dan pelindung anak anak” kata Kakankemenag.

“Anak-anak RA adalah anak anak yang masih sangat butuh kasih sayang, bahkan mereka mungkin juga masih sering ngompol, sering nangis dan lain lain yang merepotkan guru ini tugas berat guru RA yang secara material belum sepadan dengan gaji yang diterima” lanjut Hanif.

Lebih jauh dirinya meminta para guru untuk senantiasa menjaga diri karena pada dasarnya seorang guru itu manusia yang harus bisa digugu dan ditiru, jaga selalu perkataan , tingkah laku baik itu di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Semua yang dilakukan oleh guru akan senantiasa diperhatikan bukan hanya oleh anak didik tapi juga oleh masyarakat.

Karena bertepatan dengan momen peringatan mauled nabi, Kakankemenag juga mengharapkan agar para guru mengenalkan akhlak dan kepribadian rasulullah kepada para siswanya, karena rasulullah adalah sosok agung yang menjadi uswatun hasanah.

Sementara itu, ketua PD IGRA Sragen Siti Robikah menuturkan bahwa pada kegiatan tersebut PD IGRA mengadakan rangkaian acara berupa pengajian Maulid Nabi dan senam massal yang diikuti sekitar 300 guru dari 20 kecamatan di Sragen serta lomba menghias tumpeng yang diikuti 15 tim.

“Kami berharap agar peringatan HUT IGRA yang kami bersamakan dengan peringatan HAB Kemenag ini bisa menjadikan kami lebih baik dalam berkarya membantu memajukan dunia pendidikan anak dini khususnya yang berada dibawah naungan Kementerian Agama” jelas Robikah.

Pada akhir acara panitia menyerahkan piala penghargaan kepada tim yang memenangkan lomba menghias tumpeng yakni juara 1 IGRA Kecamatan Tangen, juara 2 IGRA Kecamatan Plupuh dan juara 3 IGRA Kecamatan Mondokan.(rob/ira/rf).