Rapat Dinas dan Khotil Qur’an jadi Bagian Peringatan HAB ke-73 di MTS N 2 Wonosobo.

Wonosobo – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke – 73 masih terus mengalir.  Berdasarkan himbauan dari kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo setiap Kecamatan dan instansi di wilayah Kantor Kemenag Wonosobo untuk mengadakan peringatan di wilayah masing-masing, MTS Negeri 2 Wonosobo Peringati HAB dengan menggelar Khotmil Qur’an, Kamis (3/1) kemarin.

Khotmil Qur’an dilaksanakan di Aula MTs N 2 Wonosobo yang melibatkan seluruh keluarga besar MTs N Wonosobo beserta siswa. Meskipun ada perubahan jadwal, tetapi acara terpantau berjalan dengan lancar dan baik.

“Manusia senantiasa membuat rencana- rencana indah tetapi Allahlah sang penentu yang haqiqi. Rencana yang sudah dibuat kegiatan dimulai dengan upacara, dilanjutkan khotmil Qur an, dan pembinaan oleh Kepala Madrasah. Tetapi rencana- rencana yang tersusun rapi harus diputar karena cuaca yang tidak memungkinkan. Jadi kami laksanakan khotmil dulu baru dilanjutkan upacara,” jelas Humas MTsN 2 Wonosobo, Muawanatul Baroroh.

Meskipun diguyur hujan sebelumnya, usai Khotmil Qur’an selesai, acara langsung disusul dengan upacara bendera yang mana selaku petugas upacara seluruhnya yakni Guru dan Karyawa MTsN 1 Wonosobo, dan di tutup dengan Rapat Dinas yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan MTsN.

Rapat dinas dilangsungkan di Rumah Makan mbok Ro Garung, Kabupaten Wonosobo. Kepala Madrasah, Abdul Malik, menyinggung terkait penerapan layanan satu pintu pada madrasah. 

“Madrasah harus menerapkan pelayanan satu pintu, untuk itu harus ada kerjasama dan koordinasi yang baik dari semua elemen madrasah agar tercipta kebersaman dalam satu tim yang solid untuk kemajuan madrasah,” ungkap Abdul Malik.

Selain pelayanan satu pintu, Samsi Sugito, selaku Bagian Penembangan Kurikulum menyampaikan, rencana kegiatan madrasah pada semester genap adalah pembagian tugas guru dan beberapa hal berkaitan dengan persiapan kegiatan siswa kelas sembilan.

“Tahun sudah baru, semoga semangat kita juga baru dalam menompang perubahan jaman yang makin pesat. Kita harus terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas didik kepada siswa dan menambah solid hubungan  antar guru dan karyawan, agar madrasah lebih baik,” pungkas Samsi Sugito. (PS-WS/SUA)