Rapat Kerja Pokjawas, Ajang Diskusi Pengawas Kemenag Pati

Rapat Kerja Pokjawas, Ajang Diskusi Pengawas Kemenag Pati

Pati – Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Madrasah Kabupaten Pati mengadakan rapat kerja (Rakor) yang diikuti oleh 17 Pengawas madrasah terdiri dari Pengawas MI, Pengawas MTs dan Pengawas MA, bertempat di ruang Pokjawas kantor Kemenag Pati, Kamis (17/6/2021).

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ruhani yang hadir pada pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada pengawas madrasah yang telah menyelenggarakan kegiatan rakor karena banyak hal-hal yang harus didiskusikan diantaranya tentang pendampingan pengajuan proposal bantuan block grand untuk POKJA di KKG, MGMP, KKM dan POKJAWAS, pendampingan terkait persiapan akreditasi Sekolah/Madrasah, dan bedah juknis Myres serta juknis KSM tahun 2021.

Pada Kesempatan itu, Teknis pendampingan pengajuan proposal bantuan block grant Pokja dan akreditasi disampaikan oleh Rif’an yang mengatakan bahwa saat ini usulan proposal yang disetujui oleh dirjen GTKM Kemenag untuk Kabupaten Pati baru ada 8 proposal. “Proposal yang belum disetujui diberi kesempatan untuk upload tahap 2 mulai tanggal 18 Juni sampai 1 Juli 2021,” jelasnya.

“Tugas pengawas madrasah dalam hal ini adalah mendampingi pokja binaannya dalam menyusun proposal yang disesuaikan dengan modul PKB dari direktorat GTKM Kementerian Agama,” tambah Rif’an.

Terkait akreditasi madrasah tahun 2021, Rif’an menyampaikan bahwa untuk RA (Raudlotul Athfal ) di Kabupaten Pati yang manjadi sasaran ada 6 RA dan sudah selesai dalam pengisian Sispena 2021.

“Untuk sekolah/madrasah sasaran akreditasi tahun 2021 saat ini belum ada edaran dari BAN S/M, hanya saja BAN S/M telah memberikan rambu bahwa kuota sasaran akreditasi sekolah/madrarsah tahun 2021 di Jawa Tengah sebanyak 799 sekolah/madrasah yang pelaksanaannya direncanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2021 secara daring maupun luring,” paparnya.

Sementara, Ketua Pokjawas Suwarno menyampaikan materi juknis Myres dan KSM tahun 2021. KSM tahun 2021 berbeda dengan KSM tahun sebelumnya karena meskipun daring, KSM tahun ini akan dilaksanakan seleksi mulai dari satuan pendidikan, seleksi kabupaten, seleksi propinsi dan  seleksi Nasional.

“Tugas pengawas dalam hal ini agar selalu memberikan motivasi dan bimbingan kepada madrasah binaannya untuk mempersiapkan siswa-siswinya untuk sukses dalam kompetisi Myres dan KSM 2021 baik di tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional,” ujarnya.

Suwarno berharap agar tahun ini tingkat partisipasi dalam ajang kompetisi Myres dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya terutama madrasah-madrasah yang bebasis risert seperti MAN 1 Pati, MAN 2 Pati, MTs N 1 Pati, MTs Manahijul, dan MTs Abadiyah Gabus.

Selain itu Suwarno juga beharap agar salah satu madrasah yang ada di Kabupaten Pati bisa menjadi juara pada ajang kompetisi Myres dan KSM di tingkat nasional nantinya.

“Semoga Allah mengabulkan, menjadikan madrasah di Kabupaten Pati menjadi madrasah yang hebat bermartabat dan mendunia aamiin,” pungkas Suwarno. (kar/at)