Rapat Koordinasi Penyusunan Kloter dan Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2017

Dalam rangka persiapan penyelenggraan Ibadah Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi penyusunan Kloter yang dilaksanakan di Wisma Transit Haji Manyaran Senin, 8 Mei 2017. Rapat dihadiri oleh seluruh kepala seksi PHU se Jawa Tengah , Kasi serta JFU Bidang PHU , kegiatan  dibuka oleh Kepala Bidang PHU yang memberikan pengarahan tentang persiapan manasik haji yang diharapkan sebelum puasa bisa dilaksanakan.

Sholikhin mengatakan , tahun 2017 ini manasik haji yang dilaksanakan oleh pemerintah sebanyak 8 kali, yang dilaksanakan 6 kali di KUA dan 2 kali di Kemenag Kabupaten Kota, sedangkan untuk Kelompok Bimbingan pelaksanaan manasik yang dilaksanakan secara mandiri minimal 15 kali, dalam pelaksanaan manasik diharapkan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai petunjuk pelaksanaan guna membekali para Calon Jamaah Haji yang akan berangkat.

Untuk pelunasan tahap I  yang dimulai pada tgl 10 April 207 telah berakhir pada tanggal 5 Mei 2017 adapun Calon Jamaah Haji yang melunasi sebanyak 95,88% atau 28.981 calon jamaah haji sehingga masih ada sejumlah 1.244 calon jamaah haji yang belum melunasi. Sisa kuota tersebut akan dialokasikan untuk pelunasan tahap II yang diperuntukkan untuk 5 kelompok, yaitu :

  1. Gagal Sistem/Batal Sistem
  2. Yang sudah berstatus haji
  3. Pendamping bagi usia lanjut
  4. Penggabungan Suami-Istri/ Anak-Orang tua
  5. Lansia dan seorang pendamping

Terkait dengan salah satu  syarat haji Istithoah kesehatan untuk di pahami Peraturan Menteri Kesehatan No: 15 Tahun 2016  pasal 11 . Istithoah Kesehatan ditentukan oleh Tim di tingkat kabupaten/Kota yang di tunjuk oleh Bupati. Peraturan menteri kesehatan tersebut baru diberlakukan pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2017 ini.

Selanjutnya untuk barang bawaan jamaah tahun 2017 ini pihak penerbangan memberikan 1 koper bagasi seberat 32 Kg, 1 tas kabin seberat 7 kg, dan 1 tas paspor dan 5 liter air zam-zam untuk masing –masing jamaah.  Air zam-zam diberikan pada fase pemulangan dan bila terjadi kerusakan akan mendapatkan ganti. Penyerahan tas disistribusikan oleh pihak penerbangan ke Provinsi, dari Provinsi di distribusikan ke Kab/Kota. Pendistribusian kepada jamaah paling lambat 1 bulan sebelum keberangkatan .

Untuk penyusunan kloter Jawa Tengah dan DIY terdiri dari 95 kloter dengan rincian 86 kloter Jawa Tengah 9 Kloter DIY dengan susunan kloter 23 sd kloter 31 Daerah Istimewa Yogyakarta selebihnya Kloter Jawa Tengah.