Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Ujian Tahun 2019

Temanggung – Ujian sekolah/madrasah tahun 2019 ini bagi Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dilaksanakan masih menggunakan cara manual (paper assement test). Sekalipun demikian penyelenggaraan ujian harus tetap mengacu kepada prinsip obyektifitas, reabilitas dan mengedepankan profesionalisme berdasar standar operasional yang ditentukan.

Untuk mencapai hal itu kelompok kerja madrasah ibtidaiyah dan kelompok kerja Kepala SD Kecamatan Pringsurat,  Selasa (19/02) kemarin menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Ujian tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung PGRI dihadiri oleh seluruh Kepala SD dan MI serta pengawas.

Ketika memberikan pengantarnya, Ahmad Jalil selaku ketua KKM MI menjelaskan bahwa dengan adanya koordinasi ini diharapkan dapat memperlancar penyelenggaraan ujian.” USBN akan sukses bila ada kerjasama seluruh stakeholder yang ada. Mulai dinas pendidikan, sekolah, siswa, dan orang tua. Peran demikian cukup membantu kelancaran USBN. Bukan hanya pada aspek kuantitas saja, tetapi juga kualitas yang baik.Ini perlu diterapkan di berbagai sekolah dengan mengacu pada kerjasama peran.

Diharapkan tahun ini prestasi ujian yang diraih para siswa SD dan MI Kecamatan Pringsurat dapat masuk lima besar se Kabupaten Temanggung”, jelasnya. Dalam rakor tersebut juga diputuskan untuk menjaga obyektifitas pelaksanaan ujian. Pengawas ujian akan dilakukan dengan silang antara SD dan MI seperti  tahun lalu.

Sementara itu pengawas SD  Kecamatan Pringsurat, Agus menekankan pada para Kepala SD dan MI untuk dapat melaksanakan ujian yang berkualitas. Berkualitas pelaksanaannya dan hasilnya. “Semua kepala sekolah dan madrasah wajib menjaga integritas agar pelaksanaan ujian dapat terlaksana dengan baik. Disamping itu juga menghasilkan prestasi yang membanggakan Kecamatan Pringsurat,” ungkapnya. Di Kecamatan Pringsurat ada 34 SD dan 15 MI yang siap melakanakan dan mensukseskan ujian tahun 2019. (nm/wul)