Rapat Virtual Sosialisasi Migrasi Rekening Bank Syariah Indonesia Terkait Payroll

Kota Magelang. Penguatan ekonomi syariah menjadi pendorong tumbuhnya semangat sistem pengembangan pemberdayaan Syariah di Indonesia, dengan adanya dorongan tersebut maka tidak menutup kemungkinan terintegrasinya Bank Syariah untuk melakukan pelayanan administrasi keuangan di kementerian dan lembaga. Kantor kementerian agama kota Magelang mendukung hal tersebut dengan sistem administrasi keuangan yang terintegrasi Bank Syariah Indonesia. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili Analis Pengelolaan Keuangan APBN Luciana Ani Setyawati pada rapat Virtual Sosialisasi Migrasi Rekening Bank Syariah Indonesia.Kamis(6/5)

“Bagi Satker yang menggunakan BSM, BRIS dan BNIS untuk dapat melakukan migrasi ke Bank Syariah Indonesia pada sistem Administrasi Keuangannya untuk menghindari adanya retur SP2D” Kata Ani

Penyampaian sosialisasi merupakan upaya untuk meminimalisir adanya kesalahan sistem administrasi, mengingat saat ini masih belum lazimnya penggunaan bank Syariah Indonesia untuk pelayanan administrasi keuangan, untuk itu penting dipahami dengan baik kontruksi administrasi keuangan dari awal sampai dengan penyelasaian agar tidak menimbulakan instrument mengulang dalam pelaksanaanya.

Kegiatan sosialisasi migrasi bank syariah Indonesia dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh satker seluruh Indonesia yang menggunakan layanan bank syariah Indonesia, termasuk kantor kementerian agama kota Magelang.

Ditahun 2021 ini kantor kementerian agama kota Magelang menggunakan layanan bank syariah Indonesia melalu bank mandiri syariah untuk layanan gaji pegawai, sebagaiman pada umumnya dipahami bahwa layanan gaji pegawai pada bank konvensional, dengan menggunakan layanan bank syariah Indonesia  sebagai bentuk mendukung ekonomi syariah.

Dengan termigrasinya layanan mengunakan bank syariah Indonesia diharapkan mempermudah sistem dan mampu meningkatkan ekonomi syariah di Indonesia.(Wahono)