RAT Koperasi Amal Bhakti 2016

Semarang – Rapat Akhir Tahun (RAT) Koperasi Amal Bhakti Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di aula Lantai III Kanwil Kemenag Prov. Jateng (31/03). RAT Hadiri 113 peserta dari 192 anggota, serta dihadiri pula pengurus Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Daerah Semarang Pujo Kiswantoro, Dinas Koperasi Nur Hani, pengurus dan pengawas KPRI Amal Bhakti, RAT dibuka oleh Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid URAIS dan Binsyar Syaifullah. dalam sambutannya mengatakan “Koperasi merupakan organisasi yang dapat menolong dan untuk mensejahterakan anggotanya”, sebab anggota koperasi akan mendapat kemudahan dalam belanja maupun mendapatkan kebutuhan lain.

Ketua Koperasi Thohir Luthfi mengucapkan terima kasih kepada PKPRI, yang dapat memberikan dorongan kepada kami dapat partisipasi aktif dalam mengembangkan koperasi serta semangat rekan-rekan Pengurus dalam memajukan. Yang pasti kemajuan Koperasi tidak terlepas dari dukungan penuh seluruh anggota.

Pembina Koperasi dalam sambutannya berpesan kepada peserta RAT KPRI Amal Bhakti Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan bahwa koperasi ini dikelola secara profesional, dengan mengedepankan transparansi dan kejujuran serta didukung oleh sumber daya yang menguasai informasi dan teknologi, sehingga KPRI Amal Bhakti dapat berkembang dengan baik dan mensejahterakan para anggotanya, tentunya semua ini akan terwujud apabila kita semua bersatu padu untuk membesarkan koperasi kita.

selanjutnya Ia juga mengatakan  “Pemegang kekuasaan tertinggi, pada koperasi adalah RAT”,  telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Ketentuan ini sebenarnya menjadi bagian integral dari koperasi yang berlaku di seluruh koperasi Indonesia.

Hal yang menarik dalam penyelenggaraan RAT Koperasi ini adalah adanya doorprice untuk anggota yang hadir dalam RAT tersebut. Hadiah utamanya yaitu Kulkas, sepeda lipat dan kompor gas yang berhasil diraih oleh Thohir Lutfi, Dani Budianto, dan Agus Suryo. (bd/gt)