Rayakan Waisak, Umat Buddha Hargorojo Selenggarakan Upacara Virtual

Purworejo – Puncak perayaan Waisak 2565 BE diikuti oleh umat Buddha di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen pada Rabu (26/5) pagi secara virtual. Bertempat di Vihara Vimalakirti yang terletak di Dusun Setoyo, sebanyak 44 umat Buddha di desa tersebut mengikuti upacara mulai pukul 10.00 WIB.

Sebelum mengikuti ritual sembahyang, mereka terlebih dahulu diswab dengan pengawalan petugas dari Polsek Bagelen dan Polres Purworejo. Hasilnya, semua peserta upacara dinyatakan negatif sehingga mereka seluruhnya dapat mengikuti rangkaian ibadah yang digelar secara lesehan di vihara tersebut.

Pandita Wagiman, ketua vihara yang juga Ketua Umum Majelis Buddha Dharma Indonesia Daerah Purworejo mengatakan bahwa selama masa pandemi, upacara Trisuci Waisak diadakan secara virtual. “Biasanya kami mengikuti upacara di Candi Borobudur. Namun dua tahun ini perayaan Waisak mengikuti kegiatan yang dilakukan secara virtual langsung dari Jakarta,” tuturnya.

Desa Hargorojo menjadi pusat penganut agama Buddha terbesar di Purworejo, lengkap dengan sarana ibadah berupa vihara yang terletak di pucuk bukit di antara rumah warga sekitar. Mereka hidup rukun berdampingan bersama penduduk yang beragama Islam.

Di tempat lain, Romo Pandita Muda, Vimalamano Gatot Didit Widiantoro yang juga merupakan pengurus FKUB Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati Waisak diselenggarakan beberapa kegiatan. “Di antaranya baksos pembagian sembako serta kegiatan tebar bibit ikan dan melepaskan burung ke alam liar di sungai Bogowonto sebagai bentuk cinta kasih yang membawa kedamaian bagi semuanya,” ucap Gatot.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam karena tanpa alam kita tidak bisa hidup sendiri dan secara langsung, karena alam akan memberikan timbal balik yang baik kepada kita semua,” tutupnya. (sgy/bd)