Reformasi Pengurus KKMTs 02, Mencari Sosok Pemimpin Pembawa Kemajuan

Jepara – Kementerian Agama Kabupaten Jepara dalam hal ini Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah 02 Jepara menggelar Halal bi Halal dan Reorganisasi Pengurus KKMTs 02 Masa Khidmah 2018-2022 di Hotel Kencana Bandungan Semarang, Sabtu (07/07).

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, Ketua PC Ma’arif NU Jepara, Fathul Huda, Ketua KKMTs 02 Jepara, Muallimin, serta seluruh kepala madrasah yang tergabung dalam KKMTs 02 Jepara yang berjumlah kurang lebih 65 orang.

Ketua KKMTs 02 Jepara, Muallimin, dalam sambutannya mengutarakan bahwa pertemuan ini sebetulnya adalah pertemuan rutin yang selalu dilaksanakan KKMTs 02. “pertemuan rutin ini kami buat berbeda, karena tidak hanya pertemuan biasa, tetapi juga sekaligus halal bi halal dan juga reorganisasi pengurus KKMTs 02. Mencari pemimpin baru guna menahkodai KKMTs 02 supaya lebih maju lagi” ungkap Muallimin.

Muallimin juga mengapresiasi kekompakan yang ditujukan semua pengurus dan kepala madrasah yang tergabung di KKMTs 02 yang selalu hadir di setiap kesempatan pertemuan rutin seperti ini, meski jauh dari kota sendiri.

“Agenda kali ini juga membahas persiapan akreditasi dan juga pencairan dana fasilitasi bagi guru non pns dan non sertifikasi. Karena makin dekatnya waktu penilaian akreditasi, kami harap semua kepala madrasah sudah siap mengikuti akreditasi” ujar Muallimin.

Persiapan akreditasi juga disinggung kembali oleh Ketua PC Ma’arif Jepara, Fatkhul huda, dalam sambutannya menegaskan kembali akan pentingnya akreditasi bagi madrasah yang sudah diberi ijin oleh negara.

“Jika madrasah yang sebelumnya sudah pernah ikut akreditasi lalu tidak lolos di akreditasi kali ini, maka madrasah tersebut akan ditunda ijinnya selama 2 tahun dan harus menginduk ke sekolah yang lolos akreditasi. Maka dari itu kami harap kepala madrasah harus siap. Bahkan jika tidak siappun diusahakan untuk tetap mengikuti akreditasi meski dengan hasil yang kurang memaskan” ujar Fatkhul Huda.

Fatkhul Huda juga menegaskan supaya kepala madrasah selalu berkomunikasi dengan KKMTs, Ma’arif, atau madrasah yang lain tentang kekurangannya.

“Mumpung kali ini akreditasi masih ditunda satu bulan lagi menunggu yang dari SMP, maka kami harap supaya madrasah yang masih memiliki kekurangan untuk segera dikomunikasikan dan dikonsultasikan. Supaya bisa dievaluasi dan ditemukan solusinya” tutur Fatkhul Huda.

Sementara itu, Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepala madrasah untuk segera mempersiapkan diri dengan segala bentuk laporan keuangan terutama BOS.

“Kami mendapat laporan bahwa KPK sudah ada di Kantor Wilayah untuk berkoordinasi dengan madrasah penerima dan pengguna uang Negara untuk di evaluasi laporan keuangannya. Supaya uang Negara yang digunakan betul-betul tepat guna” ujar Nor Rosyid.

Diakhir sambutannya, Nor Rosyid, menyampaikan bahwa di bulan yang fitri ini supaya pada kepala madrasah dan guru untuk kembali fitri menuju kebersihan hati yang hakiki. (fm/bd)