Rekrutmen Petugas Haji 2018 Secara Online dan Sistem CAT

Note :

Mas Agus, maaf ya ga sya publish tp sy pake untuk dinamika daerah

===================================================================================

Klaten – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten tengah memproses pembuatan paspor dan visa calon jamaah haji sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1439 H/2018 M. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Klaten M Yusuf, mengatakan selain di Arab Saudi, persiapan juga dilakukan di dalam negeri, salah satunya terkait pembuatan paspor dan visa calon jemaah haji.

Sampai hari ini proses dokumen pembuatan paspor di Kabupaten Klaten sudah berjalan baik, bahkan secara akumulasi diperkirakan sudah mencapai 98 %, demikian disampaikan Kasi PHU dalam apel pagi bersama yang diikuti oleh seluruh ASN Kemenag Klaten, Selasa(20/3).

"Alhamdulilah paspor calhaj sudah selesai semua sebanyak 965, setelah melalui proses secara kolektif/bersama-sama di Kantor Imigrasi kelas 1 di Unit Pembantu Solo Baru berjalan lancar, meskipun ada sedikit kendala tetapi bisa cepat teratasi," jelas Yusuf.

Target dari Kanwil diharapkan bulan Maret proses paspor harus sudah selesai, Kemenag Klaten bisa memenuhi target ini, berkat kerjasama yang solid diantara calhaj, Kemenag, Penyuluh serta KUA Kecamatan dan semua komponen yang selalu memantau dan mendampingi, imbuh Yusuf.

Terkait Pendaftaran Seleksi Rekrutmen Calon Petugas Haji Indonesia Tahun 1439 H/2018 M, Kasi PHU mengharapkan agar semua berperan aktif dan mensukseskan rekrutmen. Penerimaaan pendaftaran (PPIH, TPHI, TPIHI) tes tingkat Kantor Kemenag Kabupaten/Kota (seleksi administrasi) dimulai tanggal 20-25 Maret 2018 dan Tes Kompetensi di tingkat Kankemenag Kab/Kota dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2018 mendatang. Untuk Klaten alokasi TPHI 3 orang dan TPIHI 2 orang.

"Rekrutmen secara online dan mengunakan sistem CAT menjadi salah satu cara untuk mendapatkan petugas-petugas yang memiliki kompetensi baik dari sisi ibadah maupun dari sisi aturan, secara transparan dan akuntabel. Dengan menggunakan smartphone berbasis android, maka peserta langsung mengerjakan soal ujiannya di layar handphone masing-masing," tegas Yusuf.

Rekrutmen akan menjaring petugas yang memiliki komitmen pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jamaah sebagai tugas utamanya selama dalam operasional haji. Petugas yang demikian nantinya diharapkan dapat memenuhi harapan jamaah untuk dapat menjalankan ibadahnya secara baik dan benar guna meraih haji mabrur.(aj)