Reorganisasi Pokjaluh Untuk Bangun Mitra

Cilacap – Reorganisasi bagi sebuah lembaga adalah suatu keniscayaan harus dilakukan, karena lembaga membutuhkan kaderisasi, kebutuhan menejemen, dan melakukan inovasi supaya lembaga tetap eksis dalam masyarakat. Adapun tujuan reorganisasi adalah sebagai bentuk usaha pembaharuan dalam sistem berorganisasi.

Pergantian pengurus Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), Kamis (12/1) bertempat di Kecamatan Binangun, Cilacap. Hadir dalam acara Mughni Labib Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap, J Mustofa Kapolsek Binangun, Kasi Bimas, Pengurus Pokjaluh, dan beberapa tokoh agama Kabupaten Cilacap.

Kapolsek Binangun, J Mustofa mewakili Kapolres Cilacap menegaskan, bahwa Penyuluh Agama Islam Kemenag adalah mitra kerja Polisi dalam menciptakan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), terutama dalam melakukan pendampingan bidang agama harus masyarakat selalui dihimbau.  Lanjut Mustofa, tanpa peran penyuluh, beban Kepolisian sangat berat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam masyarakat.

Untuk itu, Kapolres Cilacap Yudho Hermanto, berpesan agar penyuluh sebagai mitra bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui kegiatan keagamaan dalam masyarakat, ucap J Mustofa memwakili Kapolres. Dan Kapolres juga menaruh harapan besar kepada para penyuluh untuk bisa menyampaikan program-programnya kepada masyarakat luas.

Harapan ini kata J Mustofa, karena didasarkan kepada tugas pokok dan fungsi penyuluh agama Islam yang sangat strategis. Maka Ia meminta, “kepada para penyuluh ketika melakukan kegiatan kepenyuluhan hendaknya menyampaikan pesan maupun himbauan-himbauan terkait kamtibmas yang dibarengi dengan bahasa agama”, jelasnya.

Dengan dikemas secara proporsional, para penyuluh bisa menjadi mitra dan corong Kepolisian langsung kepada masyarakat. Tentunya, tugas ini memiliki arti yang sangat penting terhadap keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat. Karenanya Kapolres menyampaikan rasa terima kasih sebanyak-banyaknya atas kerja samanya yang baik, ungkap J Mustofa di depan penyuluh.

Sementara itu, Kakankemenag Kab. Cilacap, Mughni Labib dalam pembinaannya mengajak para penyuluh untuk meningkatkan kualitas layanan kepada umat. Hal ini sesuai tema Hari amal Bhakti Kemenag ke-71.

“Jadikanlah reorganisasi sebagai sebuah momen untuk saling mengoreksi diri. Bukan sebaliknya yang menjadikan beban dan rintangan untuk maju. Sebab, reorganisasi bisa memberikan penyegaran sekaligus promosi untuk meniti karir yang lebih tinggi. Penyuluh sebagai pelayan umat harus bisa nglembah manah atau selalu bersikap santun kapanpun dan di manapun. Rogohlah hati umat agar mereka tergugah untuk memiliki motivasi diri menjadi masyarakat yang santun, rukun dan tekun beribadah,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa santun dan rendah diri merupakan kunci utama dalam mendapatkan hati umat. Dengan selalu berada di hati umat, maka apapun yang disampaikan penyuluh, masyarakat akan dengan senang hati menerima. Endingnya Kemenag semakin dekat melayani umat.(Bd/ali)