Resapi Dan Jiwai Tugas Seorang Pengurus

Jepara – Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 menggelar pelantikan Pengurus Baru KKMA 02 masa khidmad 2019-2023 di Aula Gedung LP Ma’arif NU Jepara, Senin (21/01).

Hadir dalam kesempatan ini Ketua Tanfidiyah NU Jepara, KH. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara beserta Kasi Pendidikan Madrasah, Ketua LP Ma’arif NU Jepara, Ketua Pokjawas, Serta para kepala madrasah Aliyah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Aliyah 02 Kabupaten Jepara.

sebagai nakhoda baru Sarwadi, yang menggantikan ketua yang lama, Sugiwanto, dalam sambutannya menyampaikan akan pentingnya kerja sama. Kerja sama yang dimaksud tidak hanya antar sesama kepala madrasah yang tergabung dalam KKMA 02 saja, tetapi juga dengan kepala madrasah dari KKMA yang lain. Bahkan tidak hanya dengan KKMA saja, tapi juga dengan Kelompok Kerja SMA juga harus dapat saling koordinasi sehingga dapat saling mengisi kekurangan yang ada.

Sarwadi menegaskan akan pentingnya pendidikan agama Islam di sekolah formal. “Madrasah menjadi satu-satunya institusi yang mampu memberikan bekal pendidikan Islam yang maksimal. Untuk itu, mari bangun image yan baik supaya bisa menarik hati masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasa. Karena hanya pengajaran yang ada di madrasah yang mengarah pada keimanan dan ketaqwaan, bukan hanya menorah pada teknologi saja” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, pun mengingatkan kepada para kepala madrasah agar senantiasa meningkatkan profesionalismenya demi kualitas pendidikan yang lebih baik.

Nor Rosyid juga memberi nasehat kepada para kepala madrasah yang baru saja dilantik. “jika menjadi pengurus, bersikaplah yang baik. Jangan yang berlebihan. Resapi dan jiwai tugas seorang pengurus di masing-masing bidang. jangan jadi seseorang yang suka menggunting di dalam lipatan, atau menjadi seseorang yang didepan menanduk, di belakang menyepak” tutur Nor Rosyid.

Nor Rosyid menghimbau kepada para kepala madrasah agar senantiasa menjaga kerukunan. “rekatkan diri menjelang pesta demokrasi. Rukun bersatu dengan saudara sebangsa dan setanah air. Jangan mau dipengaruhi situasi politik yang saat ini sedang panas-panasnya. Rukunlah di situasi apapun. Jangan sampai sesame anggota LP Ma’arif justru menumbuhkan sikap tidak harmonis antar sesame anggota. Dan semoga seluruh program-programnya bisa ditindak lanjuti dengan baik” tutur Nor Rosyid. (fm/bd)