Respon Masyarakat terhadap Madrasah Semakin Positif

Magelang – Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Kudaifah, mengajak para Kepala Madrasah di Kabupaten Magelang untuk menyadari pentingnya menunjukkan eksistensi madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan saat memberikan materi Kebijakan Kementerian Agama dalam Pendidikan Madrasah pada kegiatan Diklat di Wilayah Kerja (DDWK) Evaluasi Diri Madrasah bagi Kepala Madrasah di Ruang Rapat, Rabu, (1/2/2017).

Kudaifah menegaskan bahwa pengakuan masyarakat akan keberadaan madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas semakin baik, dibuktikan di wilayah tertentu madrasah mampu bersaing dengan sekolah umum. Menurutnya, eksistensi madrasah ini harus disambut dengan dengan peningkatan kualitas.

Kudaifah mengajak peserta diklat untuk menunjukkan gayung bersambut upaya Balai Diklat Keagamaan Semarang dalam menyelenggarakan DDWK Evaluasi Diri Madrasah. Menurutnya, Evaluasi Diri Madrasah sangat penting untuk mengukur kelebihan dan kekurangan madrasah sebagaimana layaknya manusia bermuhasabah.

“Jika di agama kita mengenal dengan muhasabah, sebagai alat untuk mengukur kualitas diri kita, maka Evaluasi Diri Madrasah juga merupakan alat untuk mengukur kualitas madrasah,” katanya.

Terkait dengan Evaluasi Diri, Kudaifah mengajak agar Kepala Madrasah sesegera mungkin untuk bisa melakukan Evaluasi Diri Madrasah karena mengerjakan sesuatu di awal (segera) itu sangat dianjurkan oleh agama.

“Mengerjakan sesuatu di awal waktu sangat dianjurkan oleh agama, sebab di awal waktu tersebut akan muncul keberkahan,” katanya.

Kudaifah menyampaikan contoh betapa gerakan shalat Subuh berjamaah yang diselenggarakan oleh Turki dalam membangun semangat religius warganya mampu meningkatkan semangat religius warganya sehingga  pemerintah Turki sanggup membangun, membuat perubahan signifikan dan mampu bersaing dengan negara maju dunia.

 “Melalui Evaluasi Diri Madrasah, maka sekolah akan mampu mengukur dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangan madrasah dan merencanakan pengembangan ke depan,” jelasnya.

“Dengan mengerjakan sesuatu lebih awal, maka akan mendapatkan hasil yang lebih memuaskan, sebagaimana berita yang up to date akan lebih disukai daripada berita yang basi,” lanjutnya.

 “Guru merupakan ujung tombak dalam menunjukkan madrasah yang berkualitas dalam mewujudkan insan kamil, maka niatkan diklat ini sebagai bagian ibadah Bapak/Ibu untuk meningkatkan kompetensi. Semoga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah,” tandasnya. (m45k/ali)