Revolusi Karakter Pendidik, Kunci Sukses UNBK

Magelang – MTsN Borobudur Kab. Magelang bertekad agar para siswa kelas IX dapat lulus Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan hasil gemilang dan memuaskan. Untuk memberikan wawasan dan melecut motivasi para guru dalam mempersiapkan dan meningkatkan prestasi siswa, MTsN Borobudur menyelenggarakan In House Training (IHT) “Strategi Peningkatan Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)”, di MTsN Borobudur, Jumat (24/02/2017).

Kegiatan diikuti oleh 65 peserta terdiri dari 55 guru dan 10 JFU. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Madrasah Tasimin, Ketua Pengawas Komite Madrasah Edi Wasono, Pengawas Pendidikan Islam Siti Zumrotul Mutmainah,  dan pengawas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang Abdul Karim sebagai narasumber kegiatan.

Edi Wasono menggugah seluruh elemen MTsN Borobudur dengan 4 kata: “Guru dan Siswa MTs Hebat”. Edi memberikan tantangan kepada seluruh guru dengan target hasil Ujian Nasional harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk mewujudkannya dibutuhkan sikap keterbukaan, jujur, dan pengertian untuk meraih target bersama.

Selaras dengan apa yang disampaikan Edi Wasono, Abdul Karim berpendapat untuk dapat mewujudkan target yang besar kata kuncinya adalah harus “SATU KATA”. Sebagai ahli strategi pendidikan, Karim menegaskan bahwa untuk sukses Ujian Nasional harus melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hasil/target, dan berdoa.

“Tahapan terberat dari suksesnya ujian nasional adalah tahap pelaksanaan. Sangat penting bagi kita semua untuk “nggetih” dan melakukan revolusi karakter bagi para pendidik.” tegas Abdul Karim.

Abdul Karim melanjutkan bahwa Revolusi Karakter bagi para pendidik meliputi tiga hal, yaitu a). kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas untuk prestasi akademik, b). kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas untuk prestasi non akademik, dan c). kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas untuk membentuk akhlakul karimah.

Untuk mewujudkan 3 (tiga) point Revolusi Karakter tersebut, Abdul Karim menekankan pentingnya integritas, visi, etos kerja yang tinggi, dan inovasi tiada henti.

“Sangat penting bagi para pendidik untuk senantiasa konsisten dalam berintegritas, yaitu punya ketangguhan mental seperti baja dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien.” lanjutnya.

“Selain integritas, sangat perlu para pendidik memiliki impian dan target yang besar. Etos kerja yang tinggi memungkinkan guru selalu kreatif yaitu tidak henti untuk berinovasi dalam meningkatkan prestasi,” tandasnya.

Untuk membakar semangat peserta, Abdul Karim membakar semangat dengan yel-yel MTs Negeri Borobudur: Disiplin – Cerdas – Prestasi dan Santun.

Kepala MTsN Borobudur Tasimin, berharap melalui IHT tersebut para guru dapat mengikuti apa yang menjadi arahan dan paparan narasumber, sehingga seluruh warga madrasah mempunyai kesamaan visi dalam mewujudkan suksesnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017. (bs-m45k/Af)