Reward & Punishment Sebagai Barometer Kinerja Pegawai

Karanganyar – Kakankemenag Kab. Karanganyar, Ahmad Nasirin, menyerahkan piagam penghargaan Pegawai Teladan Tahun 2018 kepada para pegawai Kankemenag Karanganyar pada hari Rabu (27/2), di halaman kantor Kemenag, pada saat kegiatan apel pagi. Penghargaan ini diserahkan sebagai reward kepada pegawai yang dinilai kinerjanya lebih baik selama tahun 2018, baik dari kedisiplinan kerja maupun absen kehadirannya.

Nasirin menuturkan reward ini sebagai apresiasi atas kinerja dan kedisiplinan yang telah mereka capai. Evaluai ini dilakukan secara terus menerus atas kinerja (performance) yang konkrit, dapat diamati, dan diukur. Keunggulannya meliputi kemampuan, keahlian, persepsi, attitude, personality, pembelajaran, motivasi, sumber daya, kepemimpinan dll.

“Penghargaan ini adalah apresiasi atas kinerja dan kedisiplinan yang telah mereka capai. Evaluasi ini kita lakukan secara terus menerus maupun berkala bahkan sebelum, sedang dan atau setelah program pegawai yang sudah ditetapkan. Kinerja (performance) adalah hasil kerja yang konkrit, dapat diamati, dan dapat diukur. Keunggulan kinerja dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu kemampuan, keahlian, persepsi, attitude, personality, pembelajaran, motivasi, sumber daya, kepemimpinan dan lainnya yang harus Bapak/Ibu selalu perhatikan,” tutur Nasirin.

Adapun reward ini diserahkan kepada 4 pegawai, pertama adalah Rajino, JFT dengan disiplin kehadirannya, kedua Kasubag TU, Drs.Wiharso, M.M., pejabat struktural sebagai agen perubahan kedisiplinan kerja, ketiga Rina Sekaringtyas, JFU dengan kedisiplinan kehadirannya, dan keempatnya Drs.H Sunarno, S.Ag, Kasi Pelayanan Haji Umroh, sebagai Seksi Pelayanan Terbaik.

Nasirin berpesan kepada para pegawai yang mendapatkan reward bisa menjadi teladan bagi teman – temannya. Jadi tidak berhenti disini capaian kinerjanya, harus lebih maksimal lagi kinerja dan kedisiplinannya. Jika memungkin lakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja. Dan bagi yang belum mendapatkan reward, tingkatkan lagi kinerja dan kedisiplinanya.

“Bpk/ Ibu yang mendapat reward ini saya harap bisa menjadi teladan bagi rekan kerja lainnya. Tetap ditingkatkan kinerja dan kedisiplinannya, kalau perlu lakukan inovasi pada kinerja Bpk/Ibu agar tidak mudah merasa bosan dengan pekerjaan. Dan bagi yang belum mendapatkan reward, ayo segera berbenah diri tingkatkan lagi kinerja dan kedisiplinannya, beruntung tidak dapat punishment dari saya,” ujar Nasirin, yang diiringi gelak tawa pegawai.

Kedepan, Kementerian Kab. Karanganyar akan selalu melakukan inovasi dalam pemberian reward & punishment sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja dan kedisiplinan para pegawai. Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk meminimalisasi pelanggaran dan memperbaiki kinerja pegawai agar tercipta produktivitas yang semakin tinggi, demi terwujudnya layanan terbaik pada Kementerian Agama Kab. Karanganyar.(ida-hd/sua)