Ribuan Santri Doa Bersama Demi Kesatuan NKRI

Pati – Ribuan santri dari 50 pondok pesantren di Bumi Mina Tani, belum lama ini helat Istighosah Khotmul Qur’an di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso Pati, Sabtu (5/8/2017). Selain itu, mereka juga turut mendoakan agar kesatuan dan persatuan Indonesia semakin erat.

“Istighosah ini dilangsungkan untuk mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), agar tetap utuh dan menjadi bangsa yang kuat dalam menghadapi persaingan global,” Ungkap Ketua Forum Silaturrahim Pengasuh Pondok Kajen, KH Mujibur Rachman.

Diketahui, sedikitnya 1.500 santri dan puluhan alim ulama hadir dalam giat istighosah dan doa bersama di Masjid Kajen itu. Dalam giat tersebut, KH Ahmad Husain Abdul Jabbar ditunjuk sebagai pimpinan istighosah. Sementara, KH Asnawi Rohmat mengisi tausiyah.

Dalam tausiyahnya, KH Asnawi Rohmat mengungkapkan, keprihatinannya terkait maraknya paham radikalisme yang berupaya mengganti ideologi pancasila. Padahal, ulama nusantara adalah salah satu elemen yang turut memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara.

“Sudah sepatutnya para santri memegang teguh semangat NKRI. Perlu diingat bahwa para ulama di Indonesia dan termasuk kyai di Kajen, juga berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan,” ungkap KH Asnawi Rohmat.

Pihaknya berharap, dengan giat tersebut NKRI semakin kokoh dan tidak mudah dirong-rong pihak yang ingin memecah kesatuan dan persatuan.

“Sudah sepatutnya para santri memegang teguh semangat NKRI, ingat NKRI harga mati,” tandasnya. (Wr/Athi’/bd)