Rizal Ramli Apresiasi Kemenag atas Penyelenggaraan PPMN

Ambon – Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) II yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pantai Liang Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku ternyata menarik perhatian bagi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, sehingga beliau berkenan hadir untuk menutup kegiatan tersebut. Beliau sangat mendukung dan mengapresiasi Kementerian Agama yang terus berupaya mengembangkan toleransi dan persatuan kehidupan masyarakat melalui gerakan pramuka.

“Saya bangga Kementerian Agama mengambil inisiatif untuk mengembangkan toleransi dan persatuan lewat perkemahan yang diikuti oleh siswa madrasah seluruh Indonesia,” tegas Rizal Ramli saat menutup PPMN II di Aula Buper Pantai Liang, Jumat (27/05).

Selain ratusan peserta pramuka madrasah dan pendamping, hadir dalam penutupan ini Gubernur Provinsi Maluku, Bupati Kabupaten Maluku tengah, Direktur Pendidikan Madrasah, perwakilan Kwarnas, serta tamu undangan. Menurut Rizal, pramuka selama ini dikenal sebagai salah satu gerakan yang konsern dalam pembangunan karakter kepemimpinan, toleransi, dan persatuan.

“Sungguh menakjubkan, anggota pramuka penggalang madrasah dapat mununjukkan toleransi, mengingat saat ini, tingkat toleransi anak-anak muda jauh berkurang. Bangsa yang besar akan pecah jika tidak saling menghargai dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Diharapkan, melalui kegiatan PPMN menjadi tempat melatih sifat kemanusiaan dan damai. Lebih dari itu, pramuka juga harus cinta lingkungan.

“Menurut informasi panitia, pada acara pembukaan adik-adik pramuka madrasah melakukan pelepasan tukik (anak penyu laut) yang menjadi catatan Rekor Muri, ini sungguh membanggakan karena para peserta PPMN diajak ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya penuh semangat disambut tepuk tangan hadirin.

Berbeda dengan biasanya, perkemahan pramuka madrasah tahun ini mengambil lokasi di sekitar kelautan, yaitu Pantai Liang. Umumnya, kegiatan kepramukaan mengambil tempat di kawasan pegunungan atau daratan.

Akan hal ini, Rizal Ramli mengingatkan bahwa Indonesia ke depan memang harus menjadi bangsa maritim, apalagi bangsa ini memiliki sejarah hebat di laut karena kekuatan maritimnya disegani dunia. “Bangsa yang dapat menguasai laut, maka akan menguasai dunia,” tandasnya. (gt/gt)