Saksikan Pelantikan Pengurus OSIS, Ini Kata Jamroni

Tegal (Slawi)-Di sela-sela upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018, Senin (29/10), MTs Negeri 2 Tegal menggelar prosesi pengukuhan dan pelantikan Pengurus OSIS Masa Bakti 2018/2019.

Sunarno yang menjadi inspektur upacara, membacakan sumpah pelantikan, diikuti oleh seluruh pengurus inti dan perwakilan seksi bidang, dengan memegang ujung bendera merah putih, dilanjutkan dengan serah terima bendera OSIS dari pengurus lama kepada pengurus baru.

Ditemui Warior selepas mengikuti upacara bendera, Jamroni selaku Pembina OSIS, mengungkapkan alasan digelarnya prosesi pengukuhan dan pelantikan di sela-sela upacara bendera.

“Ya, sengaja kami selipkan prosesi ini setelah sambutan dari inspektur upacara. Momen ini juga cukup bagus, karena dilaksanakan berbarengan dengan upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018, sehingga semua tahap prosesi pelantikan disaksikan oleh seluruh hadirin.” ungkap Jamroni.

Dalam bekerja, Jamroni juga berpesan kepada kepengurusan OSIS yang baru, agar tetap berpegang teguh kepada prinsip-prinsip ketuhanan yang selama ini diyakini, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan adat ketimuran, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik lainnya.

“Saya berharap, setelah mereka dilantik, mereka dapat bekerjasama dengan baik, menjunjung tinggi akhlakul karimah, melaksanakan program kerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi peserta didik lainya, serta yang tak kalah penting yakni rela meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga, demi kepentingan OSIS MTs Negeri 2 Tegal yang kita banggakan ini.” pungkas Jamroni.

Sebelumnya, melalui proses Pemilihan Umum Ketua OSIS masa bakti 2018/2019 yang telah digelar pada Kamis lalu (25/10), diikuti oleh 6 kandidat calon ketua OSIS, yakni Nila Novela dari kelas 8A dengan nomor urut satu, berikutnya M. Imam Syafi'i dari kelas 8FDS2 menempati nomor urut dua, selanjutnya nomor urut tiga R. Hastyana Rizky M. dari kelas 8B, Annida Qotrunnada dari kelas 8FDS1 menempati urutan keempat, Salma Raphaela A.M., nomor urut lima, dari kelas 8FDS1, dan yang terakhir Adi Rohmat Salam dari kelas 8H.

Selanjutnya, berdasarkan perhitungan akhir perolehan hasil suara, dari 1.383 Daftar Pemilih Tetap (DPT), terdapat 1.244 suara sah, 72 surat suara tidak sah/ rusak, dan 67 DPT yang tidak menunaikan hak pilihnya.

Adi Rohmat Salam dengan nomor urut enam, keluar sebagai pemenang, menyisihkan 5 kandidat lainnya dengan memperoleh 605 suara, disusul M. Imam Syafi'i dengan 182 suara, berikutnya Annida Qotrunnada dengan 170 suara, R. Hastyana Rizky M., menempati posisi 4 dengan perolehan 144 suara, berikutnya Salma Raphaela A.M., dengan 97 suara, posisi buncit dihuni oleh Nila Novela dengan perolehan 46 suara. (akb/rf)