Sambut Kelulusan Di Tengah Pandemi, MTs N 1 Banjarnegara Manfaatkan Paperless

Banjarnegara – Jumat (4/6) sebanyak 156 siswa kelas IX tahun ajaran 2020/2021 dinyatakan lulus 100%. Pengumuman tersebut di beritahukan pukul 17.00 WIB untuk menghindari terjadinya aksi kerumunan atau konvoi di tengah pandemi.

Ikhsanudin selaku Waka Kesiswaan MTsN 1 Banjarnegara menjelaskan bahwa pengumuman kelulusan nantinya akan diberitahukan secara daring (dalam jaringan). Wali murid mengirim google form yang nantinya siswa/siswi dengan input nama peserta didik dan NISN ke nomor yang telah ditentukan. Dengan menginput data tersebut peserta didik akan mengetahui informasi lulus atau tidaknya serta informasi tambahan

“Nanti siswa/siswi MTs N 1 Banjarnegara akan menerima pengumuman melalui surat dinas yang di share melalui grup Whatsapp wali murid. Pengumuman tersebut menggunakan paperless, tidak menggunakan kertas yang di cetak dan kemudian di kirim ke rumah masing-masing siswa/siswi,” ujarnya.

Penggunaan paperless diperkenalkan kepada siswa/siswi kelas IX tahun ajaran 2020-2021. Paperless juga sebagai digitalisasi dokumen, manfaatnya meningkatkan produktivitas, hemat biaya, efisien tempat dan mengurangi dampak lingkungan.

Jargon paperless office memang sudah menggema beberapa tahun lalu. Paperless office membiasakan diri mengolah dan membaca dokumen dalam bentuk digital, dengan kata lain mengurangi pemakaian kertas sebagai bahan pokok penulisan dokumen.

Paperless office memiliki banyak manfaat selain ramah lingkungan,  karena tidak menambah sampah. Ditambah lagi dengan format digital itu penyebaran informasi menjadi lebih mudah dan cepat,” tambahnya.

Seno selaku Ketua Panitia Adiwiyata MTs N 1 Banjarnegara juga mendukun adanya program paperless.  Paperless dapat mengurangi penggunaan kertas.

“Kita ketahui bahwa bahan pembuatan kertas adalah pohon. Pasalnya, pohon di bumi ini semakain hari semakin berkurang. Oleh karena itu selain pengurangan penggunaan kertas membuat biaya operasional semakin mengecil, kita juga dapat membantu sedikit dengan penyelematan bumi,”  tukasnya (Risky/mnh/rf)