Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Kemenag Terjunkan 227 Satgas

Boyolali (inmas) – Tak terasa sepuluh hari masa jeda telah berlalu sejak kelompok terbang (kloter) 95 Embarkasi Solo sebagai kloter terakhir diberangkatkan menuju Tanah Suci Sabtu (26/08) lalu, sejak itulah Satuan Tugas (Satgas) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo tahun 1438 H / 2017 M resmi berakhir masa tugasnya. Kembali Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menetapkan Satgas PPIH Debarkasi Solo yang bertugas membantu tugas PPIH Embarkasi/ Debarkasi Solo dalam memberikan pelayanan kepada jemaah utamanya dalam menyambut kedatangan jemaah usai menunaikan ibadah haji.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa Satgas PPIH pada masa pemulangan jumlahnya lebih sedikit daripada saat pemberangkatan. Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Sholikhin mengatakan, jumlah Satgas PPIH masa pemberangkatan perbandingannya 1 satgas melayani 100 jemaah, sedang pada saat pemulangan perbandingannya 1 satgas melayani 150 jemaah.

“Sebanyak 227 Satgas PPIH Debarkasi Solo sesuai dengan Surat Keputusan Kakanwil nomor 2712 tahun 2017 tertanggal 31 Agustus 2017 resmi ditetapkan, jumlah tersebut mengacu pada perbandingan kebutuhan setiap 150 jemaah dilayani oleh 1 satgas, sehingga jumlah satgas sebanyak 227 sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sholikhin saat dimintai keterangan terkait kesiapan kementerian agama dalam menyambut kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci, Selasa (05/09).

Berdasarkan Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) yang telah disampaikan dan diinformasikan, Satgas PPIH akan masuk asrama pada hari Selasa tanggal 5 September 2017 dan registrasi dari pagi hingga siang, sedangkan pada malam harinya akan dilaksanakan pengukuhan resmi oleh Ketua PPIH yang sekaligus merupakan Kakanwil Kemenag Prov. Jateng.

“Jadwalnya hari ini Selasa seluruh PPIH dan Satgas PPIH akan masuk Asrama Haji Donohudan untuk melakukan registrasi dan akan dilanjutkan dengan pengukuhan nanti malam oleh Kakanwil Kemenag Prov. Jateng di Gedung Muzdalifah,” terangnya.

Diyakini Sholikhin, jumlah Satgas PPIH masa pemulangan lebih sedikit daripada saat masa pemberangkatan tidak akan mengurangi nilai pelayanan yang akan diberikan kepada jemaah haji, hal ini disebabkan beberapa bidang layanan pada saat masa pemberangkatan sudah tidak diperlukan lagi pada saat masa pemulangan.

“Sekalipun jumlah Satgas berkurang, namun dapat kami pastikan kualitas maupun kuantitas layanan yang akan diterima oleh jemaah haji tidak akan berkurang, ini lebih disebabkan karena beberapa bidang sudah tidak diperlukan lagi pada saat masa pemulangan ini. Sebagai contoh bidang living cost atau bidang gelang sudah tidak diperlukan lagi” ungkapnya.

Menyinggung rencana kedatangan jemaah haji, Sholikhin menjelaskan bahwa saat ini kloter-kloter awal jemaah haji sudah melakukan persiapan pemulangan dan akan diterbangkan dari Bandara Internasional King abdul Aziz Jeddah pada tanggal 6 September 2017 serta akan mendarat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada tanggal 7 September 2017.

“Jemaah haji akan mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo pada tanggal 7 September, pada hari itu kami akan menerima jemaah sebanyak empat kloter berturut-turut dari kloter 1 pada pukul 06:10 WIB, kloter 2 pukul 17:00 WIB, kloter 3 pada pukul 18:00 Wib dan terkahir kloter 4 pada pukul 22:10 WIB,” pungkasnya. (gt/gt)