Santapan Rohani Bagi Pemandu Karaoke Sukosari

Ungaran – Jelang Ramadan 1439 H, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kankemenag Kab. Semarang bekerja sama dengan BAZNAS Kab. Semarang menggelar kegiatan akhirussanah dan pembagian kupon ibadah di Lokalisasi Sukosari (Gembol) Kecamatan Bawen, Rabu (25/04). Bertempat di Aula lokalisasi, kegiatan diikuti oleh 48 orang pemandu karaoke dan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang ada di wilayah tersebut.

Ketua Pokjaluh Kankemenag Kab. Semarang Tasripan menginformasikan bahwa kegiatan akhirussanah dimaksudkan untuk memberi pemahaman akan nilai-nilai keagamaan serta motivasi diri untuk lebih fokus pada kegiatan ibadah khususnya di bulan Ramadhan.

“Karena selama Ramadhan lokalisasi tidak beroperasi, kami berharap agar anggota paguyuban bisa lebih memanfaatkan waktu luang mereka ke hal-hal positif yang bernilai ibadah,” ungkap Tasripan.

Lebih jauh Tasripan juga berharap agar pembinaan rutin bulanan kepada anggota paguyuban yang telah dirintisnya sejak 2011 silam bisa tetap berjalan berkesinambungan dengan materi-materi ringan namun mengena di hati sanubari, hingga pada saatnya nanti mereka mendapatkan hidayah dari Allah SWT untuk bisa keluar dari dunia kelam yang saat ini masih digeluti.

“Kebanyakan alasan mereka terjun ke dunia tersebut tak lain karena faktor ekonomi. Disamping ada beberapa yang frustasi karena telah mengalami pelecehan seksual sebelumnya. Tapi meski bekerja seperti itu, setidaknya mereka tetap ingat sholat,” jelasnya penuh harap.

Dikatakan bahwa sejak dilakukan pembinaan dan penyuluhan pada 2011 silam, jumlah anggota paguyuban yang mengikuti kegiatan terus bertambah, dimana akhirnya kegiatan tidak selalu diberikan dalam satu majlis, akan tetapi digilir setiap wisma.

“Tentu pendekatan yang kami lakukan semata untuk mengingatkan kembali akan fitrah manusia sebagai hamba Allah yang harus menyiapkan bekal sebanyak mungkin untuk kehidupan di alam akherat. Dari situ kemudian banyak pertanyaan dan juga opini-opini yang mereka sampaikan sebagai umpan balik dari materi yang kami sampaikan,” terangnya.

Di akhir kegiatan, dibagikan sejumlah kerudung dan mukena untuk mempererat silaturahmi dan bekal sholat bagi anggota paguyuban yang muslimah. (shl/gt)