Santri Antusias Mengikuti seleksi POSPEDA Kabupaten

Blora – Ratusan santri pondok pesantren se-kabupaten Blora dengan penuh antusias mengikuti ajang kreatifitas dan perlombaan Pekan Olahraga dan Seni Santri Daerah (POSPEDA) di Pondok Pesantren Al Hikmah ngadipurwo Blora, Rabu (20/07).

Ada delapan  cabang lomba yang digelar diikuti peserta dengan penuh semangat dan kreatifitas dengan berbagai penampilan terbaiknya,  antara lain seni musik Islami, Seni Hadrah, kaligrafi (Hiasan Mushaf Alquran), Pidato 3 bahasa (Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris), Seni Lukis Islami, Seni Kriya (Kerajinan), Seni Teater, dan Stand Up Komedi.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Fathul Himam menyampaikan dasar pelaksanaan Pospeda tersebut diantaranya adalah adanya Nota kesepahaman antara Menteri Agama, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Dalam Negeri, pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 6 tahun 2012, nomor 0146/Menpora/08/2012, nomor 426-558A tahun 2012, nomor 11/VIII/NK/2012, Nomor NK.51/HM.304/MPEK/2012 tentang Penyelenggaraan Popeda tingkat Nasional  dan penilaian lomba bersifat obyektif dengan mengedepankan kejujuran oleh tim juri yang berkompeten dan profesional.

“Kami berharap peserta memberikan penampilan terbaiknya untuk bisa mewakili kabupaten ke tingkat Propinsi,” ungkap Fathul Himam.

Himam juga menandaskan bahwa melalui tema pelaksanaan kegiatan “Dengan POSPEDA kita wujudkan bersama santri yang santun, sportif, indah dan religius”, diharapkan nantinya akan berperan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa, sehat jasmani rohani, berkualitas, unggul, sportif dan  berdaya saing, meningkatkan budaya seni bernuansa Islami dalam membina khasanah budaya bangsa, meningkatkan ukhuwah Islamiyah di kalangan santri dan menjalin  silaturahim antar Pondok Pesantren dalm rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan meningkatkan pembinaan seni sejak dini di kalangan santri Ponpes dan generasi muda serta msyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Tri Hidayat menyampaikan bahwa ajang lomba bagi pondok pesantren ini sangat bagus untuk memunculkan bibit santri yang berprestasi dan berkualitas, sehingga santri harus terlatih untuk berkompetisi terutama di era global seperti sekarang dimana sangat penting bagi santri untuk memiliki skill dan potensi yang lebih baik dibidang sains,seni, bahasa dan kepemimpinan.

“Santri saat ini dituntut melek informasi dan bahasa sehingga selain kuat iman dan agamanya juga mampu bersaing dalam bidang seni dan kreatifitas, bahasa dan mental sportif yang berkualitas, syukur bisa berlanjut ke tingkat nasional,” paparnya.

“Kami dari Kementerian Agama Blora berharap santri yang ikut perlombaan bisa menunjukkan prestasi terbaiknya untuk membawa nama baik diri, ponpesnya dan kabupaten ke event selanjutnya,” pungkasnya.

Berbagai piala dan hadiah diberikan kepada pemenang lomba di akhir acara untuk sebagai penghargaan atas kerja kerasnya dalam perlombaan dan bagi santri yang memenuhi satndarisasi juara akan dikirmkan pada perlombaan tingkat propinsi tanggal 25 sampai 27 Juli ke PP Al Hadi Girikusumo Mranggen Demak. (Ima/gt)