Satgas PPIH Perbaiki Koper Jamaah yang Rusak

Boyolali (Inmas) – Setiap Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan berangkat ke tanah suci dibekali dengan tiga tas, tas pinggang kecil, tas dorong dan tas koper. Ketiga tas tersebut digunakan jemaah untuk menyimpan perbekalan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci. Sayangnya, beberapa CJH tasnya rusak atau jahitannya lepas sebelum berangkat ke tanah suci.

Melihat beberapa tas koper milik jemaah rusak/sobek jahitannya, Satgas PPIH Embarkasi Solo Bidang Perbekalan Tahun 2018 berinisiatif memperbaikinya. Hal ini terpantau oleh Tim Humas PPIH Embarkasi Solo saat menyambangi seksi koper di ruang kerjanya.

Di sekeliling tumpukan koper jemaah haji yang akan diangkut ke Bandara, Ahmad Shodiq anggota Satgas PPIH Seksi Koper mengatakan bahwa apa yang dilakukan bersama temannya itu murni atas keinginannya sendiri dan tidak ada pungutan/bayaran yang dibebankan kepada jemaah.

“Ini keinginan kami saja memperbaiki tas calon jemaah haji yang akan berangkat, tidak ada yang menugaskan. Kasian tas nya rusak. Kan bahaya kalau barang-barangnya sampai tercecer di tanah suci nanti.” kata Shodiq.

Dalam menjahit koper jemaah yang rusak, Shodiq dibantu temannya Yulianto yang juga dari seksi koper bidang perbekalan. Lebih jauh Shodiq menceritakan bahwa dalam satu kloter yang berjumlah 355 orang, ada sekitar dua atau tiga jemaah yang kopernya rusak.

“Dalam satu kelompok terbang (kloter), biasanya ada dua atau tiga koper yang jahitannya sobek cukup besar. Dengan jarum dan benang yang ada, kita jahit kopernya. Sampai saat ini, ya sudah puluhan koper kita perbaiki mas.” Terang Shodiq kepada tim humas.

Setiap koper yang akan dibawa CJH ke tanah suci akan dibawa ke Embarkasi Solo sehari sebelumnya untuk di kumpulkan, didata dan diperiksa menggunakan mesin Xray untuk kemudian dimasukkan ke pesawat menuju tanah suci bersama Calon Jemaah Haji. (hd-afif)