Sebanyak 230 Santri PP Al Istiqomah Ikuti Gerakan Pesantren Jateng Serentak Vaksin Covid-19

Kebumen –Sebanyak 230 santri Pondok Pesantren Al Istiqomah Tanjungsari Petanahan Kebumen menjalani Vaksinasi Covid-19, Kamis (02/09) di aula setempat. Hadir memantau jalannya vaksinasi tersebut, Kepala Kankemenag Kebumen H. Panut didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Makruf Widodo.

Menurut Kakankemenag, Vaksinasi ini dilaksankan  dalam rangka ikut mensukseskan Gerakan Pesantren Jateng Serentak Vaksin Covid-19 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Fattah, Setinggil, Bintoro, Demak (02/09). “Untuk Kabupaten Kebumen kami laksanakan di PP Al istiqomah Tanjungsari Petanahan,“ katanya.

Dijelaskan, berdasarkan data yang disampaikan Kemenag pada bulan lalu kepada dinas terkait, sebanyak 16.547 santri di Kebumen belum menjalani vaksinasi. Adapun yang sudah divaksin sebanyak 296 dari 16.844 jumlah santri yang ada di berbagai Pondok Pesantren di Kebumen.

“Alkhamdulillah berkat koordinasi dan kerjasama yang baik Kemenag Kebumen dengan Polres dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, hari ini dapat terlaksana vaksinasi di PP Al Istiqomah. Mudah – mudahan dalam waktu dekat segera menyusul kegiatan semacam ini dan menjangkau seluruh santri yang ada di Kebumen,” ujar H. Panut.

Sementara itu, Ky. Ali Mu’in Amnur Pengasuh PP Al Istiqomah menuturkan, sebenarnya jumalah santrinya ada sebanyak 1760 Santri, dan yang berusia diatas 18 tahun sebanyak 315 santri. Namun demikian setelah dilakukan screening/wawancara, terseleksi sebanyak 230 santri yang layak untuk divaksin.

Lebih lanjut, ketika dimintai pendapatnya tentang vaksinasi, beliau malah mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah mengupayakan vaksinasi di ponpesnya. Karena menurut keyakinannya sebagaimana ajaran agama (Islam) manusia juga dianjurkan untuk selalu berikhtiar. “Maka sebagai bentuk ikhtiar kita bersama mengurangi resiko tertularnya virus Covid-19, sudah seharusnya kita mengikuti anjuran pemerintah untuk menjalani vaksinasi dan  selalu mematuhi protocol kesehatan 5M + 1D.” terang Ky. Ali Mu’in.(fz).