Sebanyak 6 Siswa SMK Ikuti Praktek Kerja Industri Di Kankemenag Wonogiri

Wonogiri – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Wonogiri, Haryadi mewakili kepala Kantor menerima dan memberikan pembekalan Siswa Praktek Kerja Industri (Prakerin), dari SMK Muhammadiyah Baturetno, Senin (25/06) di Ruang Rapat Kankemenag Wonogiri.

Kepala SMK Muhammadiyah Baturetno yang diwakili oleh Guru Pembimbing Arif,  ketika menyerahkan 6 siswinya  mengatakan Praktek Kerja Industri ( Prakerin) ini, merupakan salah satu program yang di tentukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan di tingkat Menengah Kejuruan atau SMK.

Menurut Kepala SMK Muahammadiyah Baturetno  maksud dan tujuan praktek kerja lapangan ini antara lain memantapkan, meningkatkan dan memperluas keterampilan yang di miliki oleh siswa dalam dunia kerja, mengembangkan dan memantapkan sikap profesional yang di perlukan untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan bidang masing – masing.

Selain itu juga sebagai sarana komunikasi antara siswa  SMK dengan instansi atau kantor tempat pelaksanaan kerja praktek, memberikan kesempatan kepada siwa  SMK untuk beradaptasi dengan suasana atau iklim lingkungan kerja yang sebenarnya baik sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan di siplin kerja, memberikan masukan dan umpan balik guna perbaikan dan pengembangan pendidikan.

Arif mengatakan SMK Muhammadiyah Baturetno mengirimkan 6 orang siswi Jurusan Administrasi Perkantoran dan Akuntansi untuk belajar dan mengabdi di kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri mulai tanggal 25 Juni s.d 31 Juli 2018.

Sedangkan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Haryadi dalam sambutannya mengatakan selama siswa/siswi ini melaksanakan Prakerin akan dibimbing dan diarahkan oleh Pranata Humas, Mursyidi dan Heri Purwoko yang selanjutnya akan ditempatkan di unit kerja dalam lingkungan Kankemenag Kabupaten Wonogiri.

“Sesuai dengan peraturan dan aturan yang berlaku di lingkungan Kankemenag Kabupaten Wonogiri, Siswa pelajari dengan baik dan pahami dengan baik, karena instansi pemerintah bekerja sesuai dengan regulasi yang ada,” jelas Haryadi.

Siswa Prakerin menurut Haryadi harus aktif baik itu melaksanakan kerja, cepat menyesuaikan di tempat kerja, jangan menunggu perintah baru kerja dan jika tidak memahami kerja yang diberikan oleh pimpinan unit kerja, perlu bertanya dan meminta petunjuk untuk dibimbing dan diarahkan.

Sehingga Kantor Kementerian Agama  juga sebagai laborat atau tempat menuntut ilmu sekaligus mencoba mempraktekkan ilmu yang di dapat di SMK sehingga Kemenag  bisa memberikan kontribusi yang konkret dan bisa di rasakan umat. (Mursyidi_Heri/wul)