Sebanyak 763 Calhaj Asal Boyolali Pamitan kepada Bupati

Boyolali (Humas) – Sebanyak 763 calon jamaah haji asal kabupaten boyolali berpamitan dengan Bupati Boyolali pada rabu (17/07) pukul 09.00 WIB. Pertemuan yang digagas oleh Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Boyolali tersebut terkait dengan akan diberangkatkannya calon jamaah haji asal Boyolali ke tanah suci guna melaksanakan ibadah haji.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Nurudin, menyampaikan bahwa 763 calon jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Boyolali akan diberangkatkan ke Arab Saudi dari embarkasi adi sumarmo terbagi dalam 3 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 248 jamaah haji masuk pada kloter 50 akan terbang pada tanggal 01 agustus 2018 pukul 04.45 WIB, 355 Jamaah haji masuk pada kloter 51 akan terbang pada tanggal 01 agustus 2018 pukul 08.15 WIB, sedang sisanya sebanyak 160 jamaah haji masuk pada kloter 52 dan akan terbang pada tanggal 01 agustus 2018 pukul 12.45 WIB.

“ Tahun ini jamah haji dari kabupaten boyolali terbagi dalam 3 kloter, kloter 50, kloter 51, dan kloter 52,” ujarnya

Selanjutnya, Nurudin juga menyampaikan bahwa tahun ini ada 2 jemaah calon haji  dari Kabupaten Boyolali yang tidak bisa diberangkatkan ke tanah suci.  “Ke dua jemaah tersebut gagal diberangkatkan karena keduanya meninggal dunia. Selain dari ke dua jemaah tersebut, banyak sekali CJH dari Kabupaten Boyolali yang masuk dalam calon jemaah haji beresiko tinggi. Lebih dari setengah calon jemah haji berusia lebih dari 60 tahun, bahkan ada calon jemaah haji dari Kabupaten Boyolali yang berusia 93 tahun. Setelah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan awal pada instansi yang telah ditunjuk dinyatakan bahwa seluruh calon jemaah haji dapat berangkat ke tanah suci,” ungkapnya

 Sementara itu, calon jemaah haji asal Boyolali yang diwakili oleh Jaka Diana menyampaikan bahwa mulai tanggal 31 juli – 12 september,  CJH sebanyak 763 orang akan meninggalkan Kabupaten Boyolali untuk menunaikan ibadah haji. Sebagai warga Kabupaten Boyolali, 763 calon jemaah haji meminta ijin dan doa restu kepada Bupati Boyolali untuk menunaikan ibadah haji. Pertemuan dengan Bupati Boyolali secara tidak langsung dapat menambah semangat calon jamaah haji dalam beribadah di tanah suci.

Jaka Diana juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat boyolali melalui Bupati Boyolali. diharapkan dengan permohonan maaf tersebut perjalanan menunaikan ibadah haji yang akan dilaksanakan oleh calon jemaah haji dari Kabupaten Boyolali dapat berjalan dengan lancar. Dapat melaksanakan wajib, rukun dan sunnah haji dengan tertib dan kembali ke Kabupaten Boyolali dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

 “semoga perjalanan kami diberi kelancaran, dapat menunaikan wajib, sunnah dan rukun haji dengan sempurna, dan pulang dengan membawa haji mabrur” pungkasnya.

Acara yang berlangsung di pendopo gede komplek perkantoran terpadu kabupaten boyolali tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Boyolali, Forkopimda Kabupaten Boyolali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, kepala KUA kecamatan se kabupaten boyolali serta IPHI dan KBIH se kabupaten boyolali. dan diikuti oleh seluruh calon jamaah haji dari kabupaten boyolali. (jaim/Wul)