Seksi Penma Gelar Rakor Persiapan UAMBN-BK Secara Mandiri

Tegal– Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) untuk tahun 2018 secara mandiri, Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama Kota Tegal menggelar Rapat Koordinasi Madrasah, Senin (19/02) di Aula Kantor.

Hadir dalam rakor tersebut sekitar 37 peserta, terdiri dari Pengawas Madrasah, Ka. MAN, Ka. MTsN, Ka. MTs Swasta se Kota Tegal dan Ka. Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kota Tegal.

Pada kesempatan tersebut Kasi Penma, Tohari menyampaikan beberapa pokok kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasioal Berbasis Komputer (UAMBN-BK).

"Untuk meningkatkan mutu ujian madrasah (UM) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) di beberapa mata pelajaran, Kemenag melalui Pendidikan Madrasah (Penma) memberlakukan pelaksanaan ujian berbasis komputer secara mandiri,” ujar Tohari saat rapat berlangsung.

Ia juga menyampaikan nantinya soal-soal UAMBN akan dibuat oleh Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai organisasi profesi. Adapun soal tersebut akan dibuat dengan perpaduan soal yang dibuat oleh guru sebesar 75% dan ancor dari pusat sebesar 25 persen.

Adapun mata pelajaran (mapel) yang akan diujikan pada UAMBN-BK tahun 2018, untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) di antaranya Al-Qur’an Hadits, Akhlak, Ilmu Kalam, SKI dan Bahasa Arab, kemudian untuk jenjang tersebut ditambah mapel umum yaitu IPS dan PPKn.Untuk Madrasah Aliyah (MA) selain mapel yang diujikan pada MTs ditambahkan mata pelajaran sesuai dengan peminatan IPA, IPS Bahasa dan peminatan Keagamaan.

Sementara mengenai penyelenggaraan UAMBN-BK, lanjut Tohari, dijadwalkan pada bulan Maret sampai dengan April tahun 2018, dengan rincian untuk Madrasah Aliyah (MA) pada tanggal 26 sampai 31 Maret 2018  dan MTs dijadwalkan pada tanggal 2 sampai 6 April 2018, “terangnya.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dengan jumlah komputer lebih dari 148 unit dengan 4 lab dan MTsN memiliki komputer sekitar 90 unit dengan 3 lab, mudah-mudahan akan menjadi sarana dan prasarana yang memadai dalam pelaksanaan ujian.

Tohari berharap semua proses pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar , sukses dan semua siswa yang mengikuti  ujian mendapat nilai yang memuaskan,” pungkas (IM/rf)