Semarak Ramadan dengan Khotmil Qur’an

Wonosobo – Sabtu, 2 Juni 2018, MAN 2 Wonosobo mengadakan kegiatan “Semarak Ramadan”. Kegiatan yang diawali siang hari setelah kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) tersebut merupakan awal kegiatan Semarak Ramadan yang rencananya dilaksanakan selama satu minggu, dan berakhir pada tanggal 8 Juni. Pada kegiatan hari pertama, seluruh guru dan peserta didik melaksanakan sholat dzuhur berjemaah di masjid madrasah, masjid Umar bin Khottob yang mampu menampung 800 jemaah. Kegiatan selanjutnya yaitu tadarus Al-Quran yang dilaksanakan di kelas masing-masing dengan didampingi oleh wali kelas.

Yun’am Arif, S.Pd, M.Pd, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan sekaligus ketua panitia kegiatan Semarak Ramadan tahun 1439 H ini menyampaikan “Alhamdulillah dengan mengharap rahmat, fadhol, dan ridha Allah, kita mengemas kegiatan ramadan ini dengan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini kita akan mencoba tadarus Al-Quran selama seminggu penuh dengan mengharap barokahnya Al-Quranul karim” ungkapnya. 

Kegiatan tadarus yang dilaksanakan pada siang itu berhasil menghatamkan Al-Quran sebanyak 24 kali dari 12 kelas (kelas X dan XI) yang berjalan dengan lancar hingga pukul 14.30 WIB. Setelah kegiatan tersebut selesai, peserta didik putri diberbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan peserta didik putra dipersilahkan Istirahat dan melanjutkan kegaiatan pada pukul 16.30 WIB.

Kemudian setelah memasuki waktu Isya, kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan shalat isya dan tarawih berjamaah. Hingga waktu sahur tiba telah berhasil mengkhatamkan al-Quran sebanyak 3 kali.

“Usai shalat tarawih kita melaksanakan kegiatan tadarus al-Quran kembali dengan membagi peserta didik menjadi 3 shift. Shift yang pertama tadarus kelompok mulai pukul 20.30 hingga selesai pukul 23.00, dilanjut shift yang kedua dimulai pukul 23.00 hingga pukul 01.00 dan shift yang terakhir dimulai pukul 01.00 hingga waktu sahur tiba. Hal ini dilakukan agar peserta didik yang sedang tidak melaksanakan tadarus dapat beristirahat secara bergantian” ujar Yun’am.

Sebelum melakukan santap sahur, secara serentak melakukan shalat tahajut, kemudian makan sahur bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan shalat subuh berjamaah dan disambung dengan kultum yang disampaikan oleh Drs. H. Muslikh selaku kepala madrasah dengan tema Pemuda Idaman.

“Generasi muslim yang diharapkan di masa yang akan datang adalah generasi muslim cerdas yang sarat akan wawasan ilmu agama dan umum. Sehingga menjadi generasi yang kuat iman dan menguasai ilmu alam.” ucap Muslikh.

Muslikh menghimbau agar semua peserta didik terus semangat mencari ilmu yang tinggi dan bermanfaat juga belajar membaca ayat-ayat Allah, baik membaca diri, dan membaca lingkungan agar menjadi pemuda yang diidamkan semua umat. “ Rajin ibadah dan bertaqwa adalah kunci keluar segala masalah, terlebih pada bulan yang suci ini, anak-anak harus memiliki cita-cita yang tinggi untuk melanjutkan kuliah S1, S2 bahkan sampai S3. Bismillah belajar, belajar dan belajar setinggi-tingginya, pasti bisa..!” pungkasnya.

Kemudian pada tanggal 4 juni hingga 8 juni direncanakan akan melaksanakan tadarus al-Quran oleh peserta didik putri.  Dengan didampingi guru putri dan dua guru khafidhoh yaitu ibu Chalimatus Sa’diyah dan Ibu Muftihatul Hasanah yang dilaksanakan setelah shalat dzuhur berjamaah hingga pukul 14.00 di setiap harinya.

“Pokoknya kita akan melaksanakan tadarus al-Quran satu minggu full karena tanggal 9 Juni sudah harus penyerahan laporan hasil belajar peserta didik dan dilanjut liburan” ujar Yun’am kembali.

Pada tanggal yang bersamaan 5 Juni juga akan diadakan tes seleksi penerimaan peserta didik baru yang diikuti oleh 800 calon peserta didik. Dari sejumlah tersebut akan diterima sebanyak 480 peserta didik dan dibagi dalam 12 kelas melalui seleksi ketat Computer Based Test (CBT). Dengan kegiatan yang padat ini, madrasah dituntut untuk menyelesaikan garapan video profil perpustakaan pada tanggal 24 Juni yang harus dikirim ke Jakarta  untuk mengikuti lomba perpustakaan tingkat nasional sebagai perwakilan Jawa Tengah. Untuk selanjutnya dipilih 10 besar se-Indonesia yang akan divisitasi penilaian lanjut. “ Mudah-mudahan dengan barokahnya al-Quran Allah akan memberikan anugerah-Nya yang terbaik. Kita harus buktikan bahwa Madrasah lebih baik, lebih baik Madrasah. sesuai dengan jargon kita Madrasah Hebat, Madrasah bermartabat” pungkas ketua panitia Semarak Ramadahan ini dengan semangat. (ps-ws/sua)