Jemaah Haji Grobogan Telah Kembali dari Tanah Suci

Grobogan – Kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Grobogan yang secara berurutan dalam satu hari disambut suka cita sanak keluarga di depan Kantor Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan, Rabu (27/09).

Jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 64 dengan jumlah jamaah haji 135 tiba dengan selamat di Kabupaten Grobogan  pukul 04.00 WIB tadi pagi, dan disusul Kloter 65 yang merupakan kloter utuh, dengan jumlah jamaah haji 353 orang tiba di Kabupaten Grobogan pukul 08.00 WIB. Serta kalau sesuai jadwal, Kloter 66 yang tergabung dengan Kabupaten Semarang, akan tiba malam nanti pukul 21.30 WIB.

Sementara Bupati Grobogan Sri Sumarni memimpin langsung penyambutan jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci tersebut. Tampak pula, Kajari Grobogan, Polres Grobogan, Kodim Grobogan dan perwakilan FKPD lainnya serta sejumlah pejabat terkait ikut menyaksikan kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Grobogan.

Alhamdulillah, kepulangan jemaah bisa berjalan lancar hingga sampai di Grobogan. Saya doakan semoga semuanya mendapat predikat haji mabrur. Saya menyampaikan duka cita kepada jemaah haji yang wafat, semoga amal ibadahnya diterima Allah dan keluarganya diberikan ketabahan,” kata Sumarni.

Dari keterangan Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hambali mengungkapkan, dari laporan yang diterima dari petugas TPIHI Kloter 64 dan 66 alhamdulillah genap tidak ada kendala apa-apa, sementara Kloter 65 ada tiga orang jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci ,yakni jemaah atas nama Siti Zuhroh Ahmad dari Mrisi Kecamatan Tanggungharjo, Sugiyono Sastro Katono dari Krajan Kecamatan Karangrayung dan Sutijah Merto Sono dari Karang ayar Kecamatan Purwodadi,”Imbuhya.

Hambali menambahkan, ada dua orang jemaah haji yang pulang sebelum waktunya (tanazul) yakni jemaah atas nama Sunarti dari Kecamatan Tegowanu Kloter 65 Pindah ke Kloter 47 dan Astohar dari Kecamatan Purwodadi Kloter 17 pindah ke Kloter 48 di karenakan sakit,” ungkap Hambali.

Lanjut Hambali, keseluruhan jemaah haji asal Kabupaten Grobogan yang meninggal dunia berjumlah 6 orang dari Kloter 17 dan Kloter 65 SOC Embarkasi Solo. “Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tuturnya.

Sudah barang tentu dalam melayani jamaah seperti pelayanan umum, ibadah, kesehatan ada beberapa hal yang tidak sesuai, kami atas nama panitia mohon maaf. “Pesan kami untuk senantiasa menjaga kemabruran haji. Sekuat tenaga Anda telah berusaha untuk meraih kesempurnaan haji, menjadi haji yang mabrur,” pesannhya .(bd/gt)