Serius Garap Media Online, MAN 2 Gelar Workshop Jurnalistik

Wonosobo – Sempat tertunda karena pandemi Covid-19, akhirnya ekstra Jurnalistik Averrous MAN 2 Wonosobo berhasil melaksanakan Workshop Jurnalistik, yang digelar di Meeting Room MAN 2 Wonosobo selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (23-24/10) mulai pukul 07.15 -16.00 WIB, yang diikuti oleh empat puluh siswa dari kelas X, XI hingga XI, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Adapun narasumber workshop yakni praktisi media dan akademisi di Wonosobo. Diantaranya dari media cetak Wonosobo Ekspres, Radio Pesona, Sorot.co, Pikiran Rakyat, Crew Unsiq Media Center (UMC), Sastra Bima Lukar hingga beberapa beberapa akademisi yang aktif menulis seperti guru dan dosen.

Taat Rifani, selaku pembina ekstra mengatakan bangga dengan semangat para peserta yang serius dan antusias mengikuti workshop, “peserta terlihat semangat dan serius mengikuti kegiatan. Walaupun materi padat dengan 8 materi, namun tidak ada satupun yang mengeluh. Saya yakin nantinya mereka akan menghasilkan karya yang berkualitas, mulai dari tulisan, foto, hingga video. Karena tuntutan jurnalisme sekarang memang harus mengikuti perkembangan di media online,” ungkap Taat Rifani.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala MAN 2 Wonosobo, Prihantoro Achmad, ia mengatakan bahwa di era digitalisasi saat ini, khususnya pasca revolusi industri 4.o, ketrampilan mengolah informasi berbasis digital menjadi sangat penting.

“Dengan semakin mudahnya manusia mengakses informasi, sudah selayaknya kita harus mampu mengolah sebuah informasi dengan baik. Dengan workshop kali ini diharapkan mampu membekali siswa tentang pengetahuan jurnalistik dasar, khususnya adalah jurnalistik berbasis media online,” ungkap Pihantoro.

Mengetahui adanya kegiatan tersebut, Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, pada hari Senin, (25/10) menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut, “selamat dan sukses atas terselenggaranya workshop jurnalistik oleh tim ekstrakurikuler MAN 2 Wonosobo, semoga dengan kegaitan tersebut siswa terbekali skill jurnalistik yang baik,” kata Farid.

Ia berharap skill yang dimiliki siswa Madrasah dapat memberi kontribusi kepada madrasah setempat, khususnya dalam hal publikasi kegiatan Madrasah sebagai suatu langkah membentuk citra positif terhadap Madrasah. Ta-Ws