Siapkan Akreditasi, MAN Batang Gelar Pendampingan dan Simulasi Persiapan Visitasi Akreditasi IASP 2020

* Pengawas Madrasah Hj. Minarsih sedang menyampaikan materi di acara pendampingan dan simulasi persiapan akreditasi di MAN Batang

Batang – Untuk mempersiapan kegiatan akreditasi MAN Batang menyelenggarakan pendampingan dan simulasi visitasi akreditasi (Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan) IASP 2020 diselenggarakan pada hari Rabu,(25/08), di ruang Multimedia MAN Batang dengan dihadiri seluruh Guru dan Karyawan.

Kepala MAN Batang H.AM Alwi dalam sambutan di awal kegiatan menyampaikan selamat datang kepada Bu Minasih selaku pengawas di lingkungan kabupaten Batang, yang merupakan Asesor akreditasi.

“ Semoga kegiatan  ini dapat mewarnai MAN Batang lebih cerah lagi dalam kebaikan khususnya dalam menghadapi akreditasi yang rencananya akan diselenggarakan pada awal atau pertengahan bulan September ini,” kata H. AM. Alwi.

Dia juga menyampaikan rasa bangganya bahwa Kemenag Kabupaten Batang memiliki aset yang luar biasa yaitu Asesor, yang pastinya predikat ini diperoleh dengan kerja keras dan kecerdasan yang dimiliki. Selain itu harapan kedepan MAN Batang dapat memperoleh nilai akreditasi yang sangat memuaskan.

“ Kami merasan bangga terhadap Kemenag Kab. Batang karena salah satu pengawas Madrasah ada yang menjadi asesor akeditasi tahun ini, semoga kemampuan dan pengalamannya itu akan dapat ditularkan pada seluruh guru di MAN ini, juga kami berharap besuk pada pelaksanaan akreditasi itu tidak akan mengalami kendala yang berarti dan semoga membawa nilai yang memuaskan,” tegasnya.

Ketua pelaksana Kegiatan ini Zinati Jumah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini dilaksanakan dua  hari yaitu rabu dan kamis, (25-26/08), bertujuan untuk berkoordinasi dan merefleksi hasil kegiatan dan dokumen yang dimiliki. Katanya kebersamaan dalam menghadapi akreditasi harus dilakukan, mengevaluasi input data melalui jalur daring (sispena) memerlukan bantuan Pengawas, dan kegiatan inilah salah satunya.

“ Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan koordinasi dan merefleksi semua hasil kegiatan dengan dokumentasi yang telah dipersiapkan, mengevaluasi input data dengan daring (Sispena) semua kegiatan ini harus benar-benar bersama-sama dibawah bimbingan para pengawas madrasah, maka kegiatan ini salah satu dari rangkaian semua itu,” jelas Zinati Jumah

* Para Guru dan tenaga Administrasi MAN Batang sedang mengikuti pengarahan oleh Pengawasan Madrasah

Sementara itu Pengawas Madrasah yang mendapingi kegiatan Hj Minarsih dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa disebut dengan DASI (Pendampinagn dan Simulasi). MAN Batang dengan nilai akreditasi terdahulu memperoleh nilai Akreditasi A, jika dalam dasbordnya terdapat peningkatan nilai dari 8 SNP (Standar Nasional Pendidikan) maka kedepan tinggal melanjutkan saja.

“Beberapa tips menghadapi Akreditasi diantaranya pertama menyiapkan dokumen peratuan yang berkaitan dengan ketentuan akreditasi, kedua mempelajari 4 komponen akreditasi yang pada saat visitasi akan dilakukan cek dan crosscek. Ketiga mengisi data dokumen melalui sispena, keempat mengisi data tambahan,kelima melakukan evaluasi, keenam merencanakan dengan baik rangkaian kegiatan visitasi,” jelas Hj. Minarsih .

Dia juga menegaskan bahwa dalam menghadapi akreditasi itu semua guru dan tenaga administrasi harus bahu-membahu agar semua data yang akan ditampilkan dapat tercapai.

“Akreditasi itu dapat dirasakan senang oleh asesor jika dua hal yaitu cepat karena berkas dan datanya sangat lengkap, atau cepat karena data dan berkasnya tidak ada, Jadi harapan kita semua bahwa madrasah memiliki data yang sangat lengkap,” tandasnya.

Beberapa trik di kompenen mutu lulusan pada sub komponen kedisiplinan, Hj.Minarsih menyampaikan trik-triknya yaitu pilihlah pada level 4, perhatikan unsur disiplin dalam berbagai prilaku misalnya ,maka buktinya apa, penegakannya bagaimana, sanksinya, bahkan rewardnya. Seandainya terlambat tindak lanjutnya bagaimana, Buku piket, catatan-catatan baik tata tertib waktu pelajaran, berpakaian, buku piket. Dilengkapi dengan jadwal dan programnya, serta didukung dengan foto dokumentasinya.

“Model Triangulasi untuk visitasi akreditasi tahun ini berupa Observasi,Telaah dokumen,Wawancara maka dalam pengerjaanya jika diperlukan lembur , yang terpenting adalah jaga kesehatan,” imbuhnya.

Salah satu peserta kegiatan ini, Imam Farid menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang dilaksanakan hari ini, dan sekaligus akan dilanjutkan besok untuk simulasi. Dari kegiatan ini dia juga merasa sangat ingin mengetahui dan berkontribusi dengan maksimal, sehingga setiap penjelasan dari pemateri dicatat dan diperhatikan dengan baik. Dia berharap bahwa dengan pembekalan yang cukup dan  semoga MAN Batang memperoleh nilai yang memuaskan. (Endon Nurcahyati / Zy )