Siapkan Mental Siswa, MAN 1 Surakarta Gelar Doa Bersama

Surakarta – Suasana khidmat dan khusuk  pagi itu di Masjid Muqorrobin Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, Sabtu (16/3). Nampak ratusan siswa-siswi kelas 12 duduk dengan rapi di atas karpet hijau masjid. Inilah suasana yang tersaji saat acara doa bersama menjelang ujian bagi kelas 12.

Acara yang diinisiasi oleh seksi kerohanian MAN 1 Surakarta ini bertujuan untuk mempersiapkan mental siswa menghadapi rangkaian gelaran ujian yang akan dilakukan. Menurut pembina kerohanian, Siti Nurjanah, sebagai hamba Allah swt, tidak boleh lupa untuk berikhtiar dalam mencapai apa yang diinginkan.

“Belajar, berlatih dan mengikuti berbagai try out adalah usaha-usaha bersifat lahir. Namun tidak boleh melupakan usaha yang bersifat batin, salah satunya dengan menggelar kegiatan doa bersama ini,” urai Nurjanah.

Sementara itu kepala MAN 1 Surakarta, Slamet Budiyono, menyampaikan dalam menghadapi ujian banyak  rangkaian ujian yang  dihadapi siswa kelas 12 harus dimaknai sebagai perjuangan untuk menentukan arah masa depan.

“3 tahun kebersamaan kalian di madrasah hanya ditentukan dalam beberapa hari. Jadi maknai ini sebagai perjuangan menuju masa depan yang lebih baik,” kata Budiyono.

Untuk meraih keberhasilan itu, lanjut Budiyono, tidak bisa tidak harus berusaha dengan sekuat tenaga diiringi dengan berdo'a kepada Allah swt. Karena kunci dari semua usaha kita ada di tangan Allah swt. Selain itu juga disiplin dan tidak mudah berputus asa, karena usaha tidak akan menghianati hasil.

Seperti telah diketahui, UAMBN- BK telah dilaksanakan pada Rabu-Jum'at (13-15/03). Selanjutnya siswa akan mengikuti USBN-BK yang akan dilaksanakan pada 18 – 28 Maret 2019. Kemudian UNBK pada 1, 2 dan 4 April 2019. Salah satu siswa, Mawas Nur, mengatakan bahwa acara do’a bersama ini sangat bermakna.

“Saat di MTs belum ada acara do’a bersama sepeti ini. Dulu hanya bersalaman dengan bapak-ibu guru. Dengan do’a bersama ini semoga semakin menambah kekuatan bagi kami menghadapi ujian akan datang dan bisa lulus dengan nilai yang memuaskan,” kata siswa kelas 12 IPA 5 ini optimis. (rusdi-rma/bd)